Laporan | Adi Winarko
SEMARANG|MERDEKA1.COM – Kasus dugaan pencabulan santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, kembali menyita perhatian publik setelah pendirinya, Ashari (52), berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Wonogiri, Kamis dini hari (7/5/2026).
Penangkapan tersebut viral di media sosial usai beredarnya video proses pengamanan tersangka. Dalam rekaman yang beredar, Ashari tampak berlutut dengan tangan terborgol saat dibawa petugas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tersangka sempat berpindah-pindah lokasi sejak 4 Mei 2026 guna menghindari pengejaran aparat. Tim gabungan Satreskrim Polresta Pati akhirnya berhasil melacak keberadaan tersangka dan melakukan penangkapan tanpa perlawanan berarti.
Kasus ini sebelumnya menggemparkan masyarakat setelah muncul dugaan adanya puluhan santriwati yang menjadi korban tindakan asusila di lingkungan pondok pesantren tersebut. Sejumlah informasi yang berkembang juga menyebut adanya korban yang diduga mengalami kehamilan hingga isu praktik pernikahan untuk menutupi kasus.
Kuasa hukum korban Ali Yusron SH,mengungkapkan perkara tersebut sebenarnya telah dilaporkan sejak tahun 2024. Namun proses penanganan disebut sempat mengalami hambatan.
Dari delapan korban awal yang melapor, sebagian dikabarkan mencabut laporan sehingga memunculkan dugaan adanya tekanan maupun pengaruh tertentu.
Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain serta pihak-pihak yang diduga mengetahui peristiwa itu namun memilih bungkam.







