Laporan | Witriyani
BOYOLALI MERDEKA1.COM- Kebakaran hebat melanda kandang ayam milik warga di Dukuh Dologan RT 05/RW 03, Desa Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Selasa malam (2/6/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan ribu ayam mati dan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah
Kandang ayam milik Ahmadi (51) itu diketahui terbakar sekitar pukul 22.30 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian tengah bangunan kandang sebelum dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh area.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan petugas. Namun, kuatnya hembusan angin serta konstruksi kandang yang didominasi material kayu dan bambu membuat api sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah sekitar pukul 00.00 WIB.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Karanggede langsung bergerak ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pendataan terhadap korban dan kerugian yang ditimbulkan.
Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik pada perangkat cooling pad atau sistem pendingin kandang. Untuk kepentingan penyelidikan, petugas mengamankan barang bukti berupa kabel listrik sepanjang kurang lebih 10 meter.
Akibat kebakaran tersebut, dua lantai kandang ayam berukuran sekitar 100 x 10 meter ludes terbakar. Sebanyak 276 sak pakan ayam ikut hangus, sekitar 16.000 ekor ayam mati, sementara 2.000 ekor lainnya berhasil diselamatkan.
Kapolres Boyolali, Indra Maulana Saputra, menegaskan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk bergerak cepat dalam menangani kejadian tersebut sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami telah memerintahkan personel untuk segera melakukan langkah-langkah kepolisian mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi, olah TKP, meminta keterangan saksi hingga melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali, Winarsih, mengatakan seluruh prosedur penanganan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik dan perangkat elektronik, terutama pada bangunan usaha maupun peternakan, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran serupa.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, total kerugian material yang dialami pemilik kandang diperkirakan mencapai sekitar Rp800 juta. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(..)







