Kasus Sensitif di Salatiga, Publik Desak Penanganan Tegas dan Transparan

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ilustrasi

SALATIGA |MERDEKA1.COM – Kasus dugaan penistaan agama dan pelecehan seksual yang menyeret seorang rohaniawan di Kota Salatiga memasuki tahap klarifikasi kepolisian. Seorang perempuan berinisial EC dijadwalkan memenuhi undangan klarifikasi dari aparat pada pekan depan.

EC akan diperiksa sebagai saksi sekaligus pihak yang mengaku sebagai korban atas laporan yang telah masuk ke kepolisian. Perkara ini turut menyeret seorang pendeta Gereja Bethany Salatiga berinisial TS.

Berdasarkan informasi yang beredar, laporan tersebut memuat dugaan penghinaan terhadap ajaran agama Islam serta dugaan perbuatan cabul yang disebut terjadi pada April 2025.

EC menuturkan, peristiwa bermula pada 2023 saat dirinya mengikuti proses perpindahan keyakinan melalui baptisan. Dalam proses pembinaan keagamaan itu, ia mengaku menerima materi yang menurutnya mengandung pernyataan yang menyinggung ajaran agama Islam.

Materi tersebut kini menjadi bagian dari substansi laporan kepada aparat penegak hukum.
Selain itu, EC juga menyampaikan adanya dugaan perlakuan tidak pantas saat bertemu TS di sebuah hotel di Salatiga pada 28 April 2025. Ia mengaku sempat menolak ajakan yang mengarah pada hubungan fisik dan kemudian meninggalkan lokasi.

Menurut EC, dirinya telah menerima surat undangan klarifikasi resmi dari kepolisian. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendalami kronologi kejadian sekaligus mengumpulkan alat bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Sejumlah elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, turut memantau perkembangan kasus ini. Mereka meminta aparat penegak hukum menangani perkara secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu demi menjaga kondusivitas serta kerukunan umat beragama di Kota Salatiga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor TS maupun BH disebut belum dimintai keterangan resmi oleh penyidik. Aparat kepolisian masih berada pada tahap klarifikasi awal dan belum menetapkan status hukum terhadap pihak yang dilaporkan.

Baca Juga  Proyek Koperasi Desa Dikebut, Danrem 073/Makutarama Pastikan Target Tercapai

Kepolisian menegaskan setiap laporan masyarakat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah.

Masyarakat diimbau tetap menjaga situasi tetap kondusif serta tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, sambil menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.[SM/Red]

Berita Terkait

Salah Ikuti Jalan Cepat, Ford Fiesta Nyungsep di Kawengen dan Tabrak Rumah Warga
Gas LPG dan Stok Kopi UMKM Teras Gunung Digondol Maling, Polisi Buru Pelaku
Dihajar Puluhan Senior hingga Patah Hidung dan Gegar Otak, Mahasiswa Asal Kabupaten Semarang Dirawat Intensif, LBH PETIR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Puluhan WBP Rutan Salatiga Khusyuk Shalat Ghaib untuk Wapres ke-6 RI Try Sutrisno
MBG di Ungaran Timur Disorot, Penerimaan Pisang Kecil, Roti dan Kurma Bikin Wali Murid Geram
Program MBG di SD Leyangan Jadi Sorotan, Siswa Dapat Porsi Minim
MBG di Kabupaten Semarang Disorot: Menu Minim, Pengawasan Dipertanyakan
Penemuan Mengejutkan di Umbul Tirta Lestari, Artefak Hindu Abad VIII–X Terungkap

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:30 WIB

Salah Ikuti Jalan Cepat, Ford Fiesta Nyungsep di Kawengen dan Tabrak Rumah Warga

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:15 WIB

Gas LPG dan Stok Kopi UMKM Teras Gunung Digondol Maling, Polisi Buru Pelaku

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:35 WIB

Dihajar Puluhan Senior hingga Patah Hidung dan Gegar Otak, Mahasiswa Asal Kabupaten Semarang Dirawat Intensif, LBH PETIR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Senin, 2 Maret 2026 - 21:59 WIB

Puluhan WBP Rutan Salatiga Khusyuk Shalat Ghaib untuk Wapres ke-6 RI Try Sutrisno

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:16 WIB

MBG di Ungaran Timur Disorot, Penerimaan Pisang Kecil, Roti dan Kurma Bikin Wali Murid Geram

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:09 WIB

Kasus Sensitif di Salatiga, Publik Desak Penanganan Tegas dan Transparan

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:00 WIB

Program MBG di SD Leyangan Jadi Sorotan, Siswa Dapat Porsi Minim

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:33 WIB

MBG di Kabupaten Semarang Disorot: Menu Minim, Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terbaru