8 Napiter di Nusakambangan Ikrar Setia NKRI, Tinggalkan Paham Radikal

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter| Yogie

NUSAKAMBANGAN |MERDEKA1.COM – Upaya negara dalam memperkuat deradikalisasi terus berjalan. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan turut ambil bagian dalam Upacara Ikrar/Sumpah Setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme yang digelar di Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan, Jumat (6/2/2026).

Sebanyak delapan orang WBP terorisme (Napiter) secara terbuka menyatakan meninggalkan paham radikal dan berkomitmen setia kepada NKRI. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program pembinaan dan deradikalisasi yang berkelanjutan.

Upacara dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan laporan pemimpin upacara. Suasana berlangsung khidmat dan penuh makna kebangsaan.

Pada prosesi inti, para Napiter membacakan ikrar setia NKRI, kemudian menandatangani pernyataan ikrar, memberikan penghormatan, serta mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol kesetiaan kepada bangsa dan negara. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti seluruh Napiter.

Penandatanganan saksi ikrar dilakukan oleh berbagai unsur, di antaranya Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Nusakambangan, Densus 88, rohaniawan Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Kodim 0703/Cilacap, Polsek Nusakambangan, Lanal Cilacap, serta Kejaksaan Negeri Kabupaten Cilacap, dan disahkan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pasir Putih.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan amanat Kepala Lapas, pembacaan ulang teks Pancasila, yel-yel “NKRI Harga Mati”, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, doa bersama, dan foto bersama.
Seluruh kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat, menjadi penegasan nyata komitmen negara dalam membina serta mengembalikan WBP terorisme ke pangkuan NKRI melalui pendekatan pembinaan ideologi dan kebangsaan.

Baca Juga  Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Berita Terkait

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Masih Dipenjara Tapi Tetap Jadi Kades? BPD Wonoagung Resmi Minta Muhyidin Dicopot, DPRD Demak Ikut Panas!!
Organisasi Advokat Singapura Perkuat Kerja Sama dengan DePA-RI, Luthfi Yazid : Sebuah Kehormatan Besar
Oknum Anggota Satlantas Polres Kudus Diduga Langgar Etik, Publik Soroti Penggunaan Seragam Dinas
Menteri IMIPAS Tegas :  Peredaran Narkotika di Lapas Tak Ditoleransi
Dugaan Jebakan OTT Wartawan Mojokerto, Vio Sari Angkat Bicara,” Tangkap Juga Pelaku Penyuap!
Puluhan WBP Rutan Salatiga Khusyuk Shalat Ghaib untuk Wapres ke-6 RI Try Sutrisno

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:31 WIB

Masih Dipenjara Tapi Tetap Jadi Kades? BPD Wonoagung Resmi Minta Muhyidin Dicopot, DPRD Demak Ikut Panas!!

Senin, 18 Mei 2026 - 21:56 WIB

Organisasi Advokat Singapura Perkuat Kerja Sama dengan DePA-RI, Luthfi Yazid : Sebuah Kehormatan Besar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:52 WIB

Oknum Anggota Satlantas Polres Kudus Diduga Langgar Etik, Publik Soroti Penggunaan Seragam Dinas

Jumat, 10 April 2026 - 10:51 WIB

Menteri IMIPAS Tegas :  Peredaran Narkotika di Lapas Tak Ditoleransi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:18 WIB

Dugaan Jebakan OTT Wartawan Mojokerto, Vio Sari Angkat Bicara,” Tangkap Juga Pelaku Penyuap!

Senin, 2 Maret 2026 - 21:59 WIB

Puluhan WBP Rutan Salatiga Khusyuk Shalat Ghaib untuk Wapres ke-6 RI Try Sutrisno

Berita Terbaru