Putus Mata Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Serapan Bulog untuk Petani Jagung

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | MERDEKA1.COM – Polri terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak, Polri memfasilitasi akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta memastikan hasil panen petani terserap Perum Bulog dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Langkah strategis tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026), bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Rakor juga diikuti secara daring oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia.

Rapat dipimpin Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

“Indonesia berhasil tidak melakukan impor jagung pakan ternak sepanjang 2025. Rakor ini kami laksanakan sebagai konsolidasi dan kolaborasi agar strategi tahun 2026 berjalan lebih baik,” tegas Brigjen Langgeng.

Polri Jembatani Modal Petani
Di sektor hulu, Polri berperan sebagai penghubung antara kelompok tani (Poktan) jagung dan lembaga perbankan. Melalui kerja sama dengan Himbara, petani difasilitasi untuk mengakses pembiayaan KUR guna mendukung produksi dan perluasan lahan tanam.
Implementasi program ini telah berjalan di sejumlah wilayah, di antaranya Nagreg dan Ciamis, Jawa Barat. Petani binaan Polri mendapatkan kredit modal usaha untuk kembali menanam jagung dan mengoptimalkan lahan tidur.

Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, yang mewakili Himbara menyampaikan bahwa pada tahun 2026, BRI telah menyiapkan plafon pembiayaan KUR Mikro sebesar Rp180 triliun, termasuk untuk sektor pertanian dan ekosistem jagung.

Harga Dijaga, Tengkulak Diputus
Tak hanya soal permodalan, Polri juga memastikan petani terlindungi dari permainan harga. Melalui kolaborasi dengan Perum Bulog, hasil panen petani diserap langsung dengan harga yang berpihak kepada petani, sehingga tidak lagi tergantung pada tengkulak.

Baca Juga  Diduga Berawal dari Jaminan Utang, Rumah yang Dihuni 32 Tahun Kini Digugat Pengosongan

Pengadaan jagung Bulog tahun 2026 mengacu pada Surat Dinas Internal Nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tertanggal 12 Januari 2026, dengan target pengadaan 1 juta ton untuk Cadangan Pangan Pemerintah. Harga pembelian ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram.

“Fokus kami memastikan harga jagung di tingkat petani minimal sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah seperti Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, harga sudah mencapai Rp6.400 per kilogram sesuai standar Bulog,” ujar Brigjen Langgeng.

Dorong Produksi dan Kesejahteraan
Program ini diharapkan mampu mengembangkan lahan tidur, memutus mata rantai tengkulak, serta meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial dan kepastian pasar, petani didorong lebih mandiri, mampu melunasi pinjaman tepat waktu, dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Melalui rakor ketahanan pangan 2026 ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal ekosistem pertanian jagung pakan ternak demi kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.

[Rahmawati]

Berita Terkait

Sinergi Babinsa dan PPL Kawal Bantuan Benih Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Gemolong
Terekam CCTV! Komplotan Maling Gondol Knalpot Grand Max di Putussibau Saat Pemilik Terlelap
Lapas Balikpapan Borong Prestasi! Paving Block Limbah FABA Antar Raih Juara II KRENOVA 2026
Prabowo Wiwitan Njabat, Rupiah Langsung Diuji Nang Level Rp15.500 Per Dolar!!
Polres Demak Panen Raya Jagung, 4 Ton Hasil Panen Disalurkan ke Bulog
Presiden Resmikan Koperasi Merah Putih, Babinsa Jadi Garda Penggerak Ekonomi Desa
Gerak Cepat PT BIA! Keluhan Warga Langsung Ditindak, Jalan dan Parit Dibersihkan
Geram Jalan Rusak dan Jembatan Terancam, Warga Pala Pulau Tutup Akses Truk Sawit PT BIA

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:48 WIB

Sinergi Babinsa dan PPL Kawal Bantuan Benih Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Gemolong

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:41 WIB

Terekam CCTV! Komplotan Maling Gondol Knalpot Grand Max di Putussibau Saat Pemilik Terlelap

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:20 WIB

Lapas Balikpapan Borong Prestasi! Paving Block Limbah FABA Antar Raih Juara II KRENOVA 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:13 WIB

Prabowo Wiwitan Njabat, Rupiah Langsung Diuji Nang Level Rp15.500 Per Dolar!!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:23 WIB

Polres Demak Panen Raya Jagung, 4 Ton Hasil Panen Disalurkan ke Bulog

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:41 WIB

Presiden Resmikan Koperasi Merah Putih, Babinsa Jadi Garda Penggerak Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:52 WIB

Gerak Cepat PT BIA! Keluhan Warga Langsung Ditindak, Jalan dan Parit Dibersihkan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:54 WIB

Geram Jalan Rusak dan Jembatan Terancam, Warga Pala Pulau Tutup Akses Truk Sawit PT BIA

Berita Terbaru