Investasi Menggeliat” Ekonomi Jateng Melesat 5,89% di Awal 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani
SEMARANG|MERDEKA1.COM  – Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I-2026 mencatat pertumbuhan impresif sebesar 5,89% secara tahunan (yoy), melampaui capaian nasional yang berada di angka 5,61%. Kinerja ini meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 4,96%, menandakan akselerasi ekonomi yang semakin kuat di awal tahun.

Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah mencapai Rp 511,99 triliun (harga berlaku), sementara secara riil sebesar Rp 315,73 triliun (harga konstan 2010).

Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Tengah, Ali Said, menyampaikan bahwa industri pengolahan masih menjadi fondasi utama ekonomi dengan kontribusi 32,69% terhadap PDRB, meskipun pertumbuhannya relatif moderat di angka 4,04%.
Menurutnya, industri tetap menjadi tulang punggung perekonomian, namun dorongan pertumbuhan kini mulai menyebar ke sektor jasa dan mobilitas yang kian dinamis.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama dengan kontribusi 60,01%. Sementara itu, konsumsi pemerintah tumbuh signifikan sebesar 19,36% (yoy), mengindikasikan percepatan belanja negara dan daerah sebagai stimulus ekonomi di awal tahun.

Secara kuartalan, ekonomi Jawa Tengah tumbuh 1,85% dibanding triwulan IV-2025. Penguatan ini turut didorong sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang melonjak 21,53%, seiring musim panen dan peningkatan produksi pangan.
Di sisi eksternal, ekspor barang dan jasa tumbuh 8,84%, mencerminkan permintaan yang tetap terjaga.

Penguatan ekonomi ini juga sejalan dengan meningkatnya kepercayaan investor. Pada triwulan I-2026, realisasi investasi Jawa Tengah mencapai Rp 23,02 triliun atau 23,23% dari target tahunan sebesar Rp 99,09 triliun.

Komposisinya terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 12,98 triliun (56,40%) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 10,04 triliun (43,60%).

Baca Juga  Lapas Balikpapan Borong Prestasi! Paving Block Limbah FABA Antar Raih Juara II KRENOVA 2026

Investasi tersebut tidak hanya memperkuat kapasitas produksi, tetapi juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja yang mencapai 92.000 orang dari total 24.957 proyek.
Secara sektoral, aliran investasi masih didominasi industri pengolahan—termasuk karet dan plastik, mesin dan elektronik, serta sektor padat karya seperti tekstil dan alas kaki.

Dari sisi asal negara, investor utama berasal dari Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, mencerminkan tingginya kepercayaan global terhadap daya saing Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa capaian pertumbuhan ini merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ini menunjukkan arah yang semakin baik. Ini bukan kerja satu pihak, tapi hasil gotong royong dan kolaborasi semua elemen,” ujarnya.

Ia menegaskan, peningkatan investasi menjadi indikator penting naiknya kepercayaan terhadap Jawa Tengah sebagai daerah yang kondusif untuk berusaha sekaligus motor penggerak ekonomi.
“Kami akan terus menjaga sinergi ini agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas, inklusif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Berita Terkait

Sinergi Babinsa dan PPL Kawal Bantuan Benih Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Gemolong
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian
Linmas Asli,Kabupaten Semarang Juara Favorit Se-Jateng” Bupati Ngesti Terima Penghargaan
Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Jateng 2026 Pecah! Ratusan Peternak Bawa Domba Juara, Target Swasembada Pangan Makin Dekat
Agustina Gaungkan “Waras Ekonomi” di Pelantikan ISEI Semarang, Dorong Sinergi Demi Ekonomi Merata
Sekda Baru Kota Semarang Resmi Dilantik, Agustina: Handi Priyanto Raih Nilai Tertinggi Seleksi
Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Banjir Tugu dan Ngaliyan ”  Bantuan Sosial Langsung Disalurkan
Prabowo Wiwitan Njabat, Rupiah Langsung Diuji Nang Level Rp15.500 Per Dolar!!

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:48 WIB

Sinergi Babinsa dan PPL Kawal Bantuan Benih Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Gemolong

Senin, 1 Juni 2026 - 23:10 WIB

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:06 WIB

Linmas Asli,Kabupaten Semarang Juara Favorit Se-Jateng” Bupati Ngesti Terima Penghargaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:26 WIB

Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Jateng 2026 Pecah! Ratusan Peternak Bawa Domba Juara, Target Swasembada Pangan Makin Dekat

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:02 WIB

Agustina Gaungkan “Waras Ekonomi” di Pelantikan ISEI Semarang, Dorong Sinergi Demi Ekonomi Merata

Senin, 18 Mei 2026 - 21:49 WIB

Sekda Baru Kota Semarang Resmi Dilantik, Agustina: Handi Priyanto Raih Nilai Tertinggi Seleksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Banjir Tugu dan Ngaliyan ”  Bantuan Sosial Langsung Disalurkan

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:13 WIB

Prabowo Wiwitan Njabat, Rupiah Langsung Diuji Nang Level Rp15.500 Per Dolar!!

Berita Terbaru