Laporan | Witriyani
BOYOLALI | MERDEKA1.COM – Turnamen E-Sports Piala Kapolres Boyolali 2026 resmi ditutup setelah menyajikan persaingan sengit antar pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Boyolali. Ajang yang digelar di Pendopo Gedhe Kompleks Pemkab Boyolali, Minggu (3/5/2026), ini menjadi panggung adu strategi sekaligus wadah pembinaan karakter generasi muda.
Sejak pagi hingga malam, puluhan tim bertanding dengan performa terbaik. Suasana kompetisi kian hidup berkat dukungan penonton, pendamping, dan panitia yang memadati lokasi.
Hasil akhir turnamen menetapkan:
Juara 1: SMA Negeri 1 Boyolali (Rp4.000.000)
Juara 2: SMA Negeri 2 Boyolali (Rp3.000.000)
Juara 3: SMA Negeri 3 Boyolali (Rp2.000.000)
Juara 4: MAN 1 Boyolali (Rp1.000.000)
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Ini bukan sekadar turnamen, tapi juga sarana membangun karakter, disiplin, dan semangat berprestasi,” ujarnya.
Menurutnya, E-Sports dapat menjadi wadah positif bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat di era digital, sekaligus menjauhkan dari aktivitas negatif.
“Melalui kegiatan ini, kami dorong generasi muda memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan terus mengembangkan potensi diri,” tambahnya.
Penyerahan hadiah dilakukan di akhir acara dengan penuh kebanggaan. Keberhasilan turnamen ini menunjukkan kuatnya sinergi antara Polres Boyolali, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam menghadirkan ruang kreatif yang aman dan kondusif.
Ke depan, ajang ini diharapkan menjadi agenda rutin guna mendorong perkembangan E-Sports sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Boyolali.







