Arus Balik Masih Menggantung! 14% Kendaraan di Pejagan dan 9,5% di Kalikangkung Belum Kembali

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | lilis Setyadi 
Kota Semarang| Merdeka1.com – Pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah menunjukkan tren yang terkendali dengan pengelolaan lalu lintas yang efektif. Hal ini terlihat dari data pada hari Sabtu (29/3) perbandingan arus kendaraan di dua gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Pejagan dan Gerbang Tol Kalikangkung, yang menjadi jalur vital pergerakan pemudik dari dan menuju wilayah Jawa Tengah.

Di Gerbang Tol Pejagan, puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan yang melintas menuju Banyumas dan sekitarnya mencapai 17.833 unit. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada H+4 Lebaran atau 25 Maret 2026, dengan total kendaraan menuju arah Jakarta sebanyak 16.999 unit.

Secara kumulatif, jumlah kendaraan yang keluar (exit) melalui GT Pejagan tercatat sebanyak 120.646 unit, sedangkan kendaraan yang masuk kembali (entrance) mencapai 104.348 unit. Terdapat selisih sebanyak 16.298 kendaraan atau sekitar 14%, yang mengindikasikan masih adanya kendaraan yang belum kembali melintasi gerbang tol tersebut.

Sementara itu, di Gerbang Tol Kalikangkung, yang menjadi pintu utama menuju Kota Semarang dan sekitarnya, puncak arus mudik juga terjadi pada H-2 Lebaran (19 Maret 2026) dengan total kendaraan mencapai 72.418 unit. Untuk arus balik, puncaknya tercatat pada H+4 Lebaran (25 Maret 2026) dengan jumlah kendaraan menuju Jakarta sebanyak 61.734 unit.

Adapun total kendaraan yang keluar melalui GT Kalikangkung tercatat sebanyak 485.502 unit, sedangkan kendaraan yang masuk kembali mencapai 415.019 unit. Selisih antara kendaraan keluar dan masuk sebesar 43.483 unit atau sekitar 9,5%, yang menunjukkan masih adanya kendaraan yang belum kembali melalui jalur tersebut.

Baca Juga  Rindu Terobati" Gema Salawat Manakib Jawahirul Ma’ani Kembali Hidupkan Malam Minggu Legi di Mranggen

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran, arus lalu lintas tetap dapat terkelola dengan baik melalui berbagai strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan, seperti sistem one way, contraflow, serta pengaturan di titik-titik krusial.

Di Mapolda Jateng pada Sabtu (28/3), Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menyampaikan bahwa pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini berjalan optimal berkat kesiapan personel serta strategi yang terencana.

“Data yang ada menunjukkan bahwa arus mudik dan balik dapat dikendalikan dengan baik, meskipun volume kendaraan meningkat signifikan. Hal ini merupakan hasil dari penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat serta kesiapsiagaan personel di lapangan,” ujarnya. Sabtu (28/3)

Ia juga menambahkan bahwa selisih kendaraan yang belum kembali merupakan hal yang wajar, mengingat masih adanya masyarakat yang memperpanjang masa libur Lebaran di kampung halaman.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan kembali untuk tetap memperhatikan kondisi kendaraan dan fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan arus balik tetap aman dan lancar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Krisis Jadi Harapan! Polres Demak Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Solondoko yang Kesulitan Air Bersih Pascabanjir
Dukung Satgas Tracer TB Paru, Kapolres Boyolali Pimpin Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas
Polda Jateng Siapkan Operasi Patuh Candi 2026, Fokus Bangun Kesadaran Tertib Berlalu Lintas
Kapolres Boyolali Hadiri Rembug Pembangunan Jateng 2026, Perkuat Sinergi Kawal Agenda Strategis Daerah
Polres Boyolali Perkuat Pelayanan Publik, Personel Wajib Pahami Survei Kepuasan Masyarakat
Sat Binmas Polres Boyolali Koordinasi Program Penanganan TBC/TB Paru
Polres Boyolali dan BPS Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Polres Semarang Perkuat Sinergi PPNS, Wujudkan Criminal Justice System yang Profesional dan Akuntabel

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Dari Krisis Jadi Harapan! Polres Demak Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Solondoko yang Kesulitan Air Bersih Pascabanjir

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:34 WIB

Dukung Satgas Tracer TB Paru, Kapolres Boyolali Pimpin Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:37 WIB

Kapolres Boyolali Hadiri Rembug Pembangunan Jateng 2026, Perkuat Sinergi Kawal Agenda Strategis Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:30 WIB

Polres Boyolali Perkuat Pelayanan Publik, Personel Wajib Pahami Survei Kepuasan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:22 WIB

Sat Binmas Polres Boyolali Koordinasi Program Penanganan TBC/TB Paru

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:08 WIB

Polres Boyolali dan BPS Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:19 WIB

Polres Semarang Perkuat Sinergi PPNS, Wujudkan Criminal Justice System yang Profesional dan Akuntabel

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kelulusan SMP 2026, Polres Semarang Kerahkan 157 Personel Patroli Sekolah dan Cegah Konvoi Pelajar

Berita Terbaru