Hujan Deras Picu Longsor di Sumowono, Koramil 10 Turun Tangan Selamatkan Akses dan Rumah Warga

Senin, 23 Februari 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan|Witriyani 
Kabupaten Semarang | Merdeka1.com — Respons cepat ditunjukkan jajaran Koramil 10/Sumowono dalam menangani bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Senin (23/02/2026).
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang mengakibatkan longsor di dua titik berbeda, yakni di Desa Piyanggang dan Dusun Jambe, Desa Candigaron, Kecamatan Sumowono.

Di Desa Piyanggang, material tanah longsor menutup akses jalan warga sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Sementara di Dusun Jambe, Desa Candigaron, talut yang longsor dilaporkan menimpa rumah seorang warga lanjut usia, Mbah Marsih.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, anggota Koramil bersama warga dan perangkat desa setempat langsung turun ke lokasi melaksanakan kerja bakti. Dengan peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan alat seadanya, mereka bergotong royong membersihkan material longsor agar akses jalan dapat kembali dilalui dan rumah terdampak segera diamankan.

Danramil 10/Sumowono, Deni Rusmawan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus bagian dari tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan.


“Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi kondisi darurat seperti ini. Kami akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap membantu apabila terjadi bencana susulan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih cukup tinggi, terlebih wilayah Sumowono yang didominasi pegunungan dan perbukitan sehingga rawan terjadi tanah longsor.

Melalui para Babinsa, Koramil 10/Sumowono secara rutin mengingatkan warga agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, demi menjaga keselamatan dan ketahanan wilayah.(..)

Baca Juga  MBG di Kabupaten Semarang Disorot: Menu Minim, Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Api Mengamuk di Boyolali, Kandang Ayam 100 Meter Ludes dalam Hitungan Jam, Ribuan Ternak Tak Terselamatkan
Sopir Tewas, Truk Pengangkut Kuda Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter di Ampel Boyolali
Polres Boyolali Kawal Ketat Ekshumasi Jenazah di Ngemplak, Hasil Otopsi Masih Menunggu Uji Forensik
Tragedi Jumat Malam di Bawen: Truk Tangki Terjun ke Selokan Setelah Tewaskan Pengendara Motor
Ungkap Pembelian Sajam Via Online” Polres Semarang Tetapkan 1 Anak sebagai Pelaku
Bikin Geleng Kepala! Pelajar SMP di Semarang Belanja Sajam via Instagram
Lansia Sokawera Ditemukan Meninggal di Bendung Gerak Serayu, Operasi SAR Ditutup!!
Dapur Dilalap Api”  Rumah Waliyanto di Ambarawa Rugi Puluhan Juta

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Api Mengamuk di Boyolali, Kandang Ayam 100 Meter Ludes dalam Hitungan Jam, Ribuan Ternak Tak Terselamatkan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sopir Tewas, Truk Pengangkut Kuda Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter di Ampel Boyolali

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:25 WIB

Polres Boyolali Kawal Ketat Ekshumasi Jenazah di Ngemplak, Hasil Otopsi Masih Menunggu Uji Forensik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:10 WIB

Tragedi Jumat Malam di Bawen: Truk Tangki Terjun ke Selokan Setelah Tewaskan Pengendara Motor

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:23 WIB

Ungkap Pembelian Sajam Via Online” Polres Semarang Tetapkan 1 Anak sebagai Pelaku

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:01 WIB

Bikin Geleng Kepala! Pelajar SMP di Semarang Belanja Sajam via Instagram

Senin, 18 Mei 2026 - 11:09 WIB

Lansia Sokawera Ditemukan Meninggal di Bendung Gerak Serayu, Operasi SAR Ditutup!!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:04 WIB

Dapur Dilalap Api”  Rumah Waliyanto di Ambarawa Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru