Hari Mencekam di Bantul, Warga Patalan Usir Rombongan Diduga Klitih, Polisi Bergerak Kilat

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |M.Supadi 

BANTUL|Merdeka1.com  – Aksi sigap warga menggagalkan dugaan tindak klitih terjadi di wilayah Patalan, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu dini hari (8/2/2026) sekitar pukul 03.16 WIB.

Informasi yang beredar menyebutkan, rombongan pemuda berjumlah sekitar 6 hingga 7 unit sepeda motor memasuki kawasan permukiman warga. Salah satu kendaraan yang terlihat dalam rombongan tersebut adalah sepeda motor Honda PCX berwarna hitam.

Keributan yang ditimbulkan membuat warga sekitar terbangun. Tanpa menunggu lama, warga langsung bergerak melakukan penghadangan dan pengusiran. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran dan bentrok singkat sebelum rombongan tersebut akhirnya meninggalkan lokasi.

Sejumlah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana mencekam di jalan kampung pada malam hari, serta rekaman lanjutan pada siang harinya saat beberapa orang diamankan aparat kepolisian.

Respons cepat warga dinilai berhasil mencegah potensi terjadinya aksi kekerasan yang lebih luas di lingkungan permukiman.

Tak berselang lama, aparat kepolisian bergerak cepat. Dalam waktu kurang dari 24 jam, para terduga pelaku berhasil diamankan. Informasi yang beredar menyebutkan, pelaku kedapatan membawa senjata tajam.

“Para pelaku sudah diamankan,” demikian keterangan singkat yang beredar luas di media sosial, disertai ucapan terima kasih masyarakat kepada aparat kepolisian atas penanganan cepat kasus tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Bantul belum memberikan keterangan resmi terkait identitas para pelaku, jumlah pasti yang diamankan, serta barang bukti yang disita.
Meski demikian, penangkapan cepat ini mendapat apresiasi dari masyarakat Yogyakarta yang menilai langkah tegas aparat sebagai bentuk keseriusan dalam menekan aksi klitih yang kerap meresahkan, terutama pada jam-jam rawan dini hari.

Masyarakat pun berharap sinergi antara warga dan aparat keamanan terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusip.

Baca Juga  Salah Ikuti Jalan Cepat, Ford Fiesta Nyungsep di Kawengen dan Tabrak Rumah Warga

Berita Terkait

Api Mengamuk di Boyolali, Kandang Ayam 100 Meter Ludes dalam Hitungan Jam, Ribuan Ternak Tak Terselamatkan
Sopir Tewas, Truk Pengangkut Kuda Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter di Ampel Boyolali
Polres Boyolali Kawal Ketat Ekshumasi Jenazah di Ngemplak, Hasil Otopsi Masih Menunggu Uji Forensik
Tragedi Jumat Malam di Bawen: Truk Tangki Terjun ke Selokan Setelah Tewaskan Pengendara Motor
Ungkap Pembelian Sajam Via Online” Polres Semarang Tetapkan 1 Anak sebagai Pelaku
Bikin Geleng Kepala! Pelajar SMP di Semarang Belanja Sajam via Instagram
Lansia Sokawera Ditemukan Meninggal di Bendung Gerak Serayu, Operasi SAR Ditutup!!
Dapur Dilalap Api”  Rumah Waliyanto di Ambarawa Rugi Puluhan Juta

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Api Mengamuk di Boyolali, Kandang Ayam 100 Meter Ludes dalam Hitungan Jam, Ribuan Ternak Tak Terselamatkan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sopir Tewas, Truk Pengangkut Kuda Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter di Ampel Boyolali

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:25 WIB

Polres Boyolali Kawal Ketat Ekshumasi Jenazah di Ngemplak, Hasil Otopsi Masih Menunggu Uji Forensik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:10 WIB

Tragedi Jumat Malam di Bawen: Truk Tangki Terjun ke Selokan Setelah Tewaskan Pengendara Motor

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:23 WIB

Ungkap Pembelian Sajam Via Online” Polres Semarang Tetapkan 1 Anak sebagai Pelaku

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:01 WIB

Bikin Geleng Kepala! Pelajar SMP di Semarang Belanja Sajam via Instagram

Senin, 18 Mei 2026 - 11:09 WIB

Lansia Sokawera Ditemukan Meninggal di Bendung Gerak Serayu, Operasi SAR Ditutup!!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:04 WIB

Dapur Dilalap Api”  Rumah Waliyanto di Ambarawa Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru