Sorotan Tajam : Eksekusi & Transparansi Dipertanyakan di BPR Gunung Kinabalu

Selasa, 7 April 2026 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi 

DEMAK | MERDEKA1.COM  – Polemik kredit bermasalah kembali mencuat. Kali ini menyeret nama BPR Gunung Kinabalu, yang disorot tajam terkait proses eksekusi agunan milik nasabah.

Alih-alih memberikan penjelasan terbuka kepada publik, pihak bank justru dinilai tidak transparan. Informasi kronologi kredit hingga langkah eksekusi disebut belum disampaikan secara utuh, memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Situasi makin memanas ketika wartawan yang mencoba mengonfirmasi justru diarahkan untuk menemui langsung nasabah di rumah. Langkah ini dinilai janggal dan tidak lazim dalam praktik komunikasi institusi keuangan.

Di sisi lain, proses eksekusi yang dilakukan dengan melibatkan alat berat memperlihatkan tindakan yang tegas, namun juga menuai kritik karena dianggap kurang mengedepankan pendekatan humanis.

Kasus ini mengingatkan publik pada berbagai persoalan kredit bermasalah di sektor BPR, termasuk praktik pemberian kredit yang berujung macet hingga berpotensi menimbulkan konflik hukum. Dalam sejumlah kasus serupa, bahkan ditemukan adanya penyimpangan prosedur kredit hingga merugikan keuangan lembaga.

Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana pihak bank menjelaskan duduk perkara secara terbuka. Transparansi dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan nasabah, terutama di tengah meningkatnya sorotan terhadap tata kelola lembaga keuangan daerah.

Sementara itu, nasabah yang terdampak disebut masih memperjuangkan haknya dan berharap adanya perlindungan sebagai konsumen.

Baca Juga  Diduga Oknum Kades Tutup Mata, Aktivitas Ilegal Mining di Sungai Katingan Disorot Warga

Berita Terkait

Diperiksa 3 Jam, Kades Hoho Alkaf Bongkar Dugaan Penganiayaan” Polisi Amankan Barang Bukti Penting!!
Salah Ikuti Jalan Cepat, Ford Fiesta Nyungsep di Kawengen dan Tabrak Rumah Warga
Gas LPG dan Stok Kopi UMKM Teras Gunung Digondol Maling, Polisi Buru Pelaku
Dihajar Puluhan Senior hingga Patah Hidung dan Gegar Otak, Mahasiswa Asal Kabupaten Semarang Dirawat Intensif, LBH PETIR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
MBG di Ungaran Timur Disorot, Penerimaan Pisang Kecil, Roti dan Kurma Bikin Wali Murid Geram
Kasus Sensitif di Salatiga, Publik Desak Penanganan Tegas dan Transparan
Program MBG di SD Leyangan Jadi Sorotan, Siswa Dapat Porsi Minim
MBG di Kabupaten Semarang Disorot: Menu Minim, Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 04:39 WIB

Sorotan Tajam : Eksekusi & Transparansi Dipertanyakan di BPR Gunung Kinabalu

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:31 WIB

Diperiksa 3 Jam, Kades Hoho Alkaf Bongkar Dugaan Penganiayaan” Polisi Amankan Barang Bukti Penting!!

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:30 WIB

Salah Ikuti Jalan Cepat, Ford Fiesta Nyungsep di Kawengen dan Tabrak Rumah Warga

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:15 WIB

Gas LPG dan Stok Kopi UMKM Teras Gunung Digondol Maling, Polisi Buru Pelaku

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:35 WIB

Dihajar Puluhan Senior hingga Patah Hidung dan Gegar Otak, Mahasiswa Asal Kabupaten Semarang Dirawat Intensif, LBH PETIR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:16 WIB

MBG di Ungaran Timur Disorot, Penerimaan Pisang Kecil, Roti dan Kurma Bikin Wali Murid Geram

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:09 WIB

Kasus Sensitif di Salatiga, Publik Desak Penanganan Tegas dan Transparan

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:00 WIB

Program MBG di SD Leyangan Jadi Sorotan, Siswa Dapat Porsi Minim

Berita Terbaru