Tanjakan Silayur Kembali Makan Korban, Warga Hidupkan Tradisi Ruwatan Demi Keselamatan

Sabtu, 11 April 2026 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan|M.Supadi

SEMARANG|MERDEKA1.COM – Tanjakan di Kelurahan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah kembali menjadi sorotan karena kerap memakan korban. Jalur yang bahkan dijuluki “tanjakan tengkorak” ini dalam beberapa tahun terakhir sering terjadi kecelakaan, mulai dari sepeda motor tergelincir di tikungan hingga truk mengalami rem blong yang berujung korban jiwa.

Sejumlah warga mengaku mengalami kejadian tak biasa saat melintas. Ada yang merasa jalan tiba-tiba mendatar dan lurus, melihat kucing melintas, hingga sosok orang menyeberang secara tiba-tiba.

Berangkat dari kondisi tersebut, warga RW 04 Silayur Lawas Duwet, Kelurahan Bringin, Ngaliyan berinisiatif menghidupkan kembali tradisi sedekah bumi dan pagelaran wayang sebagai bentuk ruwatan atau ikhtiar memohon keselamatan.

Ketua RW 04, Asrondi, menyebut tradisi ini terakhir dilakukan pada sekitar tahun 1980. “Tradisi dimulai dari Mbah Kromo hingga 1975, lalu dilanjutkan Mbah Nasir sampai 1980,” ujarnya dalam keterangan tertulis usai rapat koordinasi panitia, Jumat (10/4/2026) malam.

Ia menjelaskan, setelah Mbah Nasir wafat, tradisi tersebut tidak lagi dilaksanakan. Dahulu, kegiatan sedekah bumi dan wayangan rutin digelar setiap bulan Apit (Dzulqa’dah) oleh kepala dukuh setempat.

“Aspek keagamaan tetap dijaga. Sedekah bumi dilakukan dalam bentuk tumpengan dan doa bersama, tanpa unsur klenik,” tegasnya.

Menurutnya, rencana menghidupkan kembali tradisi tersebut telah mendapat restu dari para sesepuh setempat. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar warga, terlepas dari faktor geografis jalan maupun meningkatnya volume kendaraan, khususnya truk.

“Ini upaya warga untuk memohon keselamatan sekaligus melestarikan tradisi masyarakat Jawa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Supadi, menambahkan bahwa kegiatan awalnya hanya direncanakan untuk lingkup internal RW. Namun, antusiasme warga membuat acara akan dibuka untuk umum.

Baca Juga  Dari Rumah ke Masyarakat, Perempuan Jadi Garda Terdepan! Pesan Tegas Kapolres Semarang di Hari Kartini

“Kami juga akan mengundang budayawan serta pemangku kebijakan di Semarang,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan rencananya dipusatkan di Lapangan Voli RT 02 RW IV, Silayur Lawas Duwet, Bringin, Ngaliyan. Selain itu, pelaku usaha kecil juga akan dilibatkan agar kegiatan ini turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. (*)

Berita Terkait

Hadiah Rp200 Juta Menanti! Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Siap Dibuka 20 Juni
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Gelar Bakti Religi dan Salurkan Bantuan
Antisipasi Kejahatan dan Aksi Kreak Meresahkan, Polres Semarang Bentuk Tim URC Satreskrim
Viral Blokade Jalan Nasional, Polres Semarang Kantongi Identitas Pelaku; Empat Remaja Terancam 7 Tahun Penjara
Korsleting Pom Mini Picu Ledakan Api, Warung Soto Kalinyamat Terbakar, Polisi Bergerak Cepat Usai Laporan 110
EMPAT SANTRI BERSUARA ” KAMI BUKAN KORBAN, AL-ANFAS MINTA PUBLIK HORMATI FAKTA DAN PROSES HUKUM
Kapolres Boyolali Ganjar 12 Personel Berprestasi, Tegaskan Budaya Kerja Profesional dan Berintegritas
1.182 Petugas Turun ke Lapangan, Polres Boyolali Kawal Sensus Ekonomi 2026 hingga Tuntas!

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Hadiah Rp200 Juta Menanti! Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Siap Dibuka 20 Juni

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:07 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Gelar Bakti Religi dan Salurkan Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:41 WIB

Antisipasi Kejahatan dan Aksi Kreak Meresahkan, Polres Semarang Bentuk Tim URC Satreskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:35 WIB

Viral Blokade Jalan Nasional, Polres Semarang Kantongi Identitas Pelaku; Empat Remaja Terancam 7 Tahun Penjara

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:22 WIB

Korsleting Pom Mini Picu Ledakan Api, Warung Soto Kalinyamat Terbakar, Polisi Bergerak Cepat Usai Laporan 110

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:42 WIB

EMPAT SANTRI BERSUARA ” KAMI BUKAN KORBAN, AL-ANFAS MINTA PUBLIK HORMATI FAKTA DAN PROSES HUKUM

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:50 WIB

Kapolres Boyolali Ganjar 12 Personel Berprestasi, Tegaskan Budaya Kerja Profesional dan Berintegritas

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:40 WIB

1.182 Petugas Turun ke Lapangan, Polres Boyolali Kawal Sensus Ekonomi 2026 hingga Tuntas!

Berita Terbaru