KPK Perketat Pengawasan di Jateng, Tiga Sektor Rawan Jadi Sorotan Utama

Senin, 30 Maret 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Adi Winarko
SEMARANG|MERDEKA1.COM  — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat pengawasan terhadap pemerintah daerah di Provinsi Jawa Tengah dengan menitikberatkan perhatian pada sektor-sektor strategis yang dinilai rawan praktik korupsi.

Langkah ini ditegaskan dalam forum Dialog Antikorupsi yang menghadirkan kepala daerah se-Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Senin (30/3/2026), sebagai respons atas meningkatnya kasus korupsi di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyampaikan bahwa pendekatan pengawasan kini tidak lagi sekadar administratif, melainkan berfokus pada substansi persoalan, khususnya pada integritas pejabat publik sebagai faktor utama pencegahan korupsi.

Ia menegaskan pentingnya menjauhi konflik kepentingan serta menjaga niat dan amanah dalam menjalankan jabatan. Menurutnya, integritas individu menjadi kunci utama dalam menutup celah praktik rasuah di pemerintahan daerah.

Sementara itu, Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti, mengungkapkan terdapat tiga sektor krusial yang menjadi fokus pengawasan, yakni:
Perencanaan dan penganggaran (APBD)
Pengadaan barang dan jasa (PBJ)
Praktik jual beli jabatan
Ketiga sektor tersebut dinilai paling rentan disalahgunakan dan kerap menjadi pintu masuk terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah

KPK juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyusunan anggaran, pencegahan intervensi pihak luar, serta penguatan peran Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) agar lebih responsif dalam mendeteksi potensi penyimpangan.

Penguatan pengawasan ini sejalan dengan maraknya penindakan kasus korupsi di Jawa Tengah, termasuk operasi tangkap tangan terhadap sejumlah kepala daerah pada awal tahun 2026 yang menjadi peringatan serius bagi tata kelola pemerintahan daerah.

Melalui langkah ini, KPK berharap tercipta sistem pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, sekaligus mendorong komitmen nyata dari seluruh kepala daerah dalam membangun tata kelola yang bersih di Jawa Tengah.

Baca Juga  Kebakaran Petang di Sugihan Tengaran, Api dari Tungku Oven Nyaris Meluas

Berita Terkait

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian
Linmas Asli,Kabupaten Semarang Juara Favorit Se-Jateng” Bupati Ngesti Terima Penghargaan
Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Jateng 2026 Pecah! Ratusan Peternak Bawa Domba Juara, Target Swasembada Pangan Makin Dekat
Agustina Gaungkan “Waras Ekonomi” di Pelantikan ISEI Semarang, Dorong Sinergi Demi Ekonomi Merata
Sekda Baru Kota Semarang Resmi Dilantik, Agustina: Handi Priyanto Raih Nilai Tertinggi Seleksi
Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Banjir Tugu dan Ngaliyan ”  Bantuan Sosial Langsung Disalurkan
SPMB SD-SMP Diawasi Ketat Bupati Semarang Tegas ” Tak Ada Titipan dan Pungli
Luthfi Gebrak Jateng” Maruarar Setujui 50 Ribu Rumah Subsidi, Ekonomi Diprediksi Melejit!

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:10 WIB

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:06 WIB

Linmas Asli,Kabupaten Semarang Juara Favorit Se-Jateng” Bupati Ngesti Terima Penghargaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:26 WIB

Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Jateng 2026 Pecah! Ratusan Peternak Bawa Domba Juara, Target Swasembada Pangan Makin Dekat

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:02 WIB

Agustina Gaungkan “Waras Ekonomi” di Pelantikan ISEI Semarang, Dorong Sinergi Demi Ekonomi Merata

Senin, 18 Mei 2026 - 21:49 WIB

Sekda Baru Kota Semarang Resmi Dilantik, Agustina: Handi Priyanto Raih Nilai Tertinggi Seleksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Banjir Tugu dan Ngaliyan ”  Bantuan Sosial Langsung Disalurkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:17 WIB

SPMB SD-SMP Diawasi Ketat Bupati Semarang Tegas ” Tak Ada Titipan dan Pungli

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:58 WIB

Luthfi Gebrak Jateng” Maruarar Setujui 50 Ribu Rumah Subsidi, Ekonomi Diprediksi Melejit!

Berita Terbaru