Laporan | Yunan
BATANG | MERDEKA1.COM — Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Tambahrejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Jembatan tersebut kini menjadi akses vital bagi warga untuk menyeberangi sungai, sekaligus mempermudah pengangkutan hasil pertanian dari kebun ke permukiman.
“Dengan adanya jembatan gantung, kami tidak perlu lagi menyeberang sungai saat membawa hasil pertanian,” ujar H. Dahlan (70), petani ubi jalar asal Dukuh Proto, Desa Tambahrejo, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya para petani harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi sungai berarus deras karena tidak tersedia jembatan penghubung menuju lahan pertanian.
Kini, kondisi tersebut berubah. Akses menuju kebun menjadi lebih cepat dan aman, bahkan dapat dilalui kendaraan roda dua untuk mengangkut hasil panen.
“Sekarang lebih mudah, bisa pakai motor. Angkut hasil pertanian jadi ringan dan cepat,” tambahnya.Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan terus meningkatkan produktivitas petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
(Pendim 0736/Batang







