Laporan |M.Supadi
KABUPATEN SEMARANG |MERDEKA1.COM — Bupati Semarang bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung lokasi bencana longsor, retakan tanah, serta jembatan roboh di Desa Duren, Kecamatan Sumowono. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan keselamatan warga sekaligus percepatan penanganan di lapangan.[27/3]
Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan komitmen nyata untuk memastikan kondisi warga tetap aman dan tertangani dengan baik. Selain itu, koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mempercepat langkah tanggap darurat.
“Kami hadir untuk memastikan warga dalam kondisi aman serta penanganan berjalan cepat dan tepat. Koordinasi dengan seluruh pihak terus kami lakukan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Semarang bersama TNI, Polri, dan instansi terkait saat ini fokus pada langkah darurat, termasuk evakuasi, pemetaan wilayah rawan, serta penanganan infrastruktur terdampak seperti jembatan yang roboh.

Tak hanya itu, upaya mitigasi juga mulai disiapkan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, mengingat kondisi tanah di sejumlah titik masih berpotensi mengalami pergerakan.
Bupati juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengingatkan seluruh warga agar tetap waspada, terutama di daerah dengan potensi pergerakan tanah. Keselamatan adalah yang utama,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan akan terus hadir dan bekerja maksimal dalam penanganan bencana ini, demi melindungi masyarakat serta memulihkan kondisi wilayah terdampak.
“Semoga kita semua selalu diberi perlindungan dan kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” pungkasnya.






