ASN Pemkab Semarang Diperketat” Presensi Tiga Kali Sehari Wajib Dilakukan

Sabtu, 4 April 2026 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi

UNGARAN | MERDEKA1.COM — Pemerintah Kabupaten Semarang memperketat aturan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan mewajibkan presensi hingga tiga kali sehari, meski bekerja dari rumah.

Kebijakan ini tengah dirumuskan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat, dengan skema pelaksanaan WFH terbatas, yakni hanya pada hari tertentu dan untuk organisasi perangkat daerah (OPD) tertentu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, menjelaskan bahwa pengawasan terhadap ASN tetap dilakukan secara ketat melalui sistem digital berbasis lokasi.

“ASN tetap wajib presensi saat WFH, bahkan tiga kali sehari di titik rumah masing-masing melalui aplikasi digital,” ujarnya.

Presensi dilakukan pada pagi, siang, dan sore hari untuk memastikan pegawai benar-benar bekerja dari rumah dan tidak menyalahgunakan kebijakan tersebut.

Selain itu, tidak semua ASN dapat menjalankan WFH. OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unit layanan terpadu, tetap diwajibkan bekerja dari kantor. Pejabat struktural eselon II dan III juga tidak termasuk dalam skema.

Pemkab Semarang juga membatasi jumlah ASN yang WFH secara proporsional, diperkirakan sekitar 20 persen dari total pegawai di masing-masing

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan menjaga kinerja ASN tetap optimal, tetapi juga sebagai langkah efisiensi anggaran, khususnya dalam menekan penggunaan listrik dan bahan bakar kendaraan dinas. Evaluasi pelaksanaan WFH akan dilakukan secara berkala setiap bulan.

Dengan sistem pengawasan berbasis teknologi dan aturan presensi ketat, Pemkab Semarang menegaskan bahwa WFH bukan berarti menurunkan disiplin kerja, melainkan tetap mengedepankan produktivitas dan akuntabilitas ASN.

Baca Juga  Investasi Menggeliat" Ekonomi Jateng Melesat 5,89% di Awal 2026

Berita Terkait

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian
Linmas Asli,Kabupaten Semarang Juara Favorit Se-Jateng” Bupati Ngesti Terima Penghargaan
Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Jateng 2026 Pecah! Ratusan Peternak Bawa Domba Juara, Target Swasembada Pangan Makin Dekat
Agustina Gaungkan “Waras Ekonomi” di Pelantikan ISEI Semarang, Dorong Sinergi Demi Ekonomi Merata
Sekda Baru Kota Semarang Resmi Dilantik, Agustina: Handi Priyanto Raih Nilai Tertinggi Seleksi
Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Banjir Tugu dan Ngaliyan ”  Bantuan Sosial Langsung Disalurkan
SPMB SD-SMP Diawasi Ketat Bupati Semarang Tegas ” Tak Ada Titipan dan Pungli
Luthfi Gebrak Jateng” Maruarar Setujui 50 Ribu Rumah Subsidi, Ekonomi Diprediksi Melejit!

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:10 WIB

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:06 WIB

Linmas Asli,Kabupaten Semarang Juara Favorit Se-Jateng” Bupati Ngesti Terima Penghargaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:26 WIB

Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Jateng 2026 Pecah! Ratusan Peternak Bawa Domba Juara, Target Swasembada Pangan Makin Dekat

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:02 WIB

Agustina Gaungkan “Waras Ekonomi” di Pelantikan ISEI Semarang, Dorong Sinergi Demi Ekonomi Merata

Senin, 18 Mei 2026 - 21:49 WIB

Sekda Baru Kota Semarang Resmi Dilantik, Agustina: Handi Priyanto Raih Nilai Tertinggi Seleksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Banjir Tugu dan Ngaliyan ”  Bantuan Sosial Langsung Disalurkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:17 WIB

SPMB SD-SMP Diawasi Ketat Bupati Semarang Tegas ” Tak Ada Titipan dan Pungli

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:58 WIB

Luthfi Gebrak Jateng” Maruarar Setujui 50 Ribu Rumah Subsidi, Ekonomi Diprediksi Melejit!

Berita Terbaru