Sendang Tak Pernah Kering! Warga Kalimaro Kompak Kuras Mata Air Keramat Mbah Ragil, Tradisi Ratusan Tahun Bikin Salut!!

Minggu, 12 April 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Suprapto : Editor | Witriyani

GROBOGAN | MERDEKA1.COM – Suasana penuh kearifan lokal dan kebersamaan tampak dalam tradisi tahunan Kuras Sendang Mbah Ragil Kuning Mliwang yang digelar warga Dusun Mliwang, Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Minggu (12/4/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kalimaro, Hartono, bersama Asper/KBKPH Tanggung Wagiyono, yang didampingi Mantri KRPH Mliwang Khoirul beserta jajaran mandor.

Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Bersih Desa atau Merti Dusun (Apitan) sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat.

Ratusan warga tampak antusias bergotong royong menguras dan membersihkan sendang yang menjadi sumber air utama bagi warga setempat. Menariknya, sendang yang berada di kawasan hutan RPH Mliwang BKPH Tanggung tersebut dikenal tidak pernah kering, bahkan saat musim kemarau.

Dengan menggunakan ember, warga berjibaku selama kurang lebih dua jam untuk menguras sendang yang memiliki kedalaman sekitar dua meter. Setelah proses pembersihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat.

Sebagai wujud sedekah dan kebersamaan, warga kemudian menikmati hidangan sederhana berupa nasi gudangan lengkap dengan lauk ayam, tempe, tahu, dan telur. Sajian yang disajikan di atas daun pisang itu disantap bersama di sekitar sendang dengan penuh keakraban.

Kepala Desa Kalimaro, Hartono, menyampaikan bahwa tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun sejak ratusan tahun lalu.

“Tradisi kuras sendang ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya sumber air yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa air dari sendang tersebut dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk mendukung sektor pertanian.

Sementara itu, Asper KBKPH Tanggung, Wagiyono, mengapresiasi kekompakan warga dalam menjaga tradisi dan lingkungan.
“Kami sangat senang bisa hadir dan menyaksikan langsung tradisi ini. Selain sebagai agenda tahunan, kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga  Unwahas Resmi Buka Prodi Teknik Pertambangan dan Fisioterapi, Siap Cetak SDM Unggul

Tradisi Kuras Sendang Mbah Ragil Kuning tidak hanya menjadi ritual budaya, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi, menjaga kearifan lokal, serta melestarikan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan warga.

Berita Terkait

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031
MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli
PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha
Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi
Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:32 WIB

Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:17 WIB

Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:48 WIB

Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru