Warga Candirejo Datangi DPRD Kabupaten Semarang ” Desak Evaluasi hingga Pencopotan Lurah 

Senin, 15 Juni 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi
UNGARAN  | MERDEKA1.COM – Gelombang kekecewaan terhadap pelayanan pemerintahan Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, memuncak.

“Sejumlah perwakilan warga mendatangi kantor DPRD Kabupaten Semarang, Senin (15/6/2026), untuk menyampaikan berbagai keluhan yang mereka nilai telah berlangsung cukup lama.
Aspirasi warga diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, di Ruang Aspirasi Gedung C DPRD.

Dalam pertemuan tersebut, warga meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan lurah setempat, bahkan mendesak agar yang bersangkutan dimutasi atau dicopot dari jabatannya.

Perwakilan warga, Yohanes Sugiwiyarno, mengungkapkan bahwa keresahan masyarakat bukan persoalan baru. Menurutnya, selama hampir tiga tahun terakhir warga menilai pelayanan publik di Kelurahan Candirejo semakin jauh dari harapan.

“Kami datang membawa aspirasi masyarakat yang merasa tidak mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya. Banyak kebutuhan administrasi warga yang seharusnya dapat diselesaikan dengan cepat justru mengalami hambatan,” ujarnya di hadapan pimpinan DPRD.

Warga menyoroti berbagai persoalan, mulai dari pelayanan administrasi yang dinilai berbelit-belit, minimnya komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat, hingga dugaan pengambilan keputusan yang tidak melibatkan partisipasi warga secara terbuka.

Selain itu, pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) juga menjadi sorotan. Sejumlah warga menduga adanya pungutan yang melebihi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dugaan tersebut, menurut warga, didukung oleh sejumlah bukti pembayaran yang dimiliki masyarakat.

Tak hanya itu, pembentukan kelompok masyarakat (Pokmas) dan pelaksanaan beberapa kegiatan pembangunan di wilayah kelurahan juga dipersoalkan. Warga menilai keterlibatan masyarakat dalam sejumlah program tersebut tidak merata dan cenderung hanya melibatkan kelompok tertentu.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyatakan bahwa pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga  MBG Wonosobo Dikebut, 78 Dapur Aktif Menuju 100 Lebih: Koordinator Wilayah Tegaskan Pengawasan Ketat BGN

“DPRD akan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar dilakukan pembinaan dan evaluasi terhadap yang bersangkutan. Namun keputusan terkait mutasi maupun pencopotan lurah merupakan kewenangan Bupati melalui perangkat daerah terkait,” tegas Bondan.

Ia menambahkan, seorang lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta memastikan pelayanan berjalan optimal dan profesional.

Terkait berbagai dugaan pelanggaran yang disampaikan warga, DPRD meminta pemerintah daerah, Inspektorat, maupun instansi berwenang melakukan pendalaman secara objektif agar seluruh persoalan dapat terungkap berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Candirejo belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai aspirasi dan tuntutan yang disampaikan warga. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak-pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Berita Terkait

SPBU Pertamina Bawen Bantah Tuduhan Penyalahgunaan Solar Subsidi”  Siap Tempuh Jalur Hukum
POLRES BOYOLALI AMANKAN DOA BERSAMA PSHW WINONGO DALAM PERINGATAN BULAN SURO
Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Islam Asia Tenggara
Didampingi John L Situmorang ” Empat Santri Al Anfas Bantah Tahu Perkara yang Menyeret Nama Mereka
Kapolda Jateng Cup 2026 Bukan Sekadar Turnamen, Ada Cosplay, Meet & Greet ONIC-EVOS hingga Cek Kesehatan Gratis
Sidak Galian C di Delik, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Desak Pengusaha Tanggung Jawab
Dari Buyut ke Cucu, Tradisi Ngumbah Gaman Keris Pusaka Tiga Generasi Tetap Lestari di Jepara
Penutupan Total Tegal Panas dan Gembol Jadi Harga Mati, DPRD Semarang Pasang Target Akhir 2026

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:53 WIB

SPBU Pertamina Bawen Bantah Tuduhan Penyalahgunaan Solar Subsidi”  Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:37 WIB

POLRES BOYOLALI AMANKAN DOA BERSAMA PSHW WINONGO DALAM PERINGATAN BULAN SURO

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:06 WIB

Didampingi John L Situmorang ” Empat Santri Al Anfas Bantah Tahu Perkara yang Menyeret Nama Mereka

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:10 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026 Bukan Sekadar Turnamen, Ada Cosplay, Meet & Greet ONIC-EVOS hingga Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:39 WIB

Sidak Galian C di Delik, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Desak Pengusaha Tanggung Jawab

Senin, 15 Juni 2026 - 21:38 WIB

Dari Buyut ke Cucu, Tradisi Ngumbah Gaman Keris Pusaka Tiga Generasi Tetap Lestari di Jepara

Senin, 15 Juni 2026 - 17:44 WIB

Penutupan Total Tegal Panas dan Gembol Jadi Harga Mati, DPRD Semarang Pasang Target Akhir 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 13:20 WIB

Warga Candirejo Datangi DPRD Kabupaten Semarang ” Desak Evaluasi hingga Pencopotan Lurah 

Berita Terbaru