Editor | Witriyani
BOYOLALI | MERDEKA1.COM – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berkurban dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Salat Idul Adha digelar khidmat di Lapangan Makodim 0724/Boyolali, Jalan Pandanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Rabu (27/5/2026). Dandim Boyolali hadir didampingi Ketua Persit KCK Cabang XLV Dim 0724/Boyolali, Ny. Meita Dhanu Anggoro, bersama ratusan jamaah dari berbagai wilayah.
Salat Id dipimpin Imam Ustaz Al Hafizh Muflicul Anam, S.S., sementara khutbah disampaikan Ustaz Yusuf Mustafa, S.E., S.H., M.H. Dalam khutbahnya, ia menekankan makna keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS, sekaligus pentingnya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat
“Ibadah Idul Adha memiliki makna edukatif tentang bagaimana Nabi Ibrahim membangun keluarga dan mendidik putranya. Momentum ini juga mengajarkan pentingnya saling menghormati serta mengedepankan kemaslahatan umat manusia untuk kehidupan dunia dan akhirat,” ungkapnya.
Usai pelaksanaan salat, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan menunaikan ibadah Salat Idul Adha bersama masyarakat Boyolali.
Menurutnya, Hari Raya Kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, namun juga menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
“Banyak hikmah yang dapat dipetik dalam perayaan Idul Adha. Ini menjadi momen untuk memupuk rasa kepedulian terhadap sesama umat muslim dan bersama-sama membantu membahagiakan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat menanamkan nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
“Selain pentingnya berkurban pada Hari Raya Idul Adha, mari kita sebarluaskan semangat berkurban dalam perilaku keseharian kita,” tutup Dandim Boyolali.
Sumber: Agus Kemplu







