Viral! Mahasiswa Polines Bongkar Pesona Tersembunyi Benteng Fort Willem I Lewat Film Dokumenter

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |M.Supadi
KAB SEMARANG | MERDEKA.COM  – Ditengah derasnya arus digital, minat generasi muda terhadap sejarah justru menemukan wajah baru yang lebih kreatif. Hal ini ditunjukkan oleh delapan mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang mengulik sejarah Benteng Fort Willem I sebagai bagian dari tugas mata kuliah Broadcasting.

Berawal dari rasa penasaran yang dipicu media sosial, benteng yang juga dikenal dengan julukan “Benteng Pendem” ini menarik perhatian mereka, baik dari sisi visual maupun nilai historisnya.

Dibangun pada masa kolonial Belanda antara tahun 1834 hingga 1853, benteng ini menjadi simbol pertahanan strategis pada zamannya.
Secara historis, keberadaan benteng ini tak lepas dari dinamika pasca Perang Diponegoro serta kekhawatiran pemerintah kolonial terhadap potensi ancaman, termasuk kemungkinan kembalinya pengaruh Inggris di Pulau Jawa.

Desainnya pun mengadopsi sistem pertahanan modern ala Sébastien Le Prestre de Vauban, yang dikenal dengan konsep benteng berlapis dan taktis.

Ketertarikan tersebut mendorong para mahasiswa-Fathir, Amna, Afifahni, Miftakhul, Aditya, Ahmad, Piter, dan Verrel-untuk menjadikan benteng ini sebagai objek utama produksi film dokumenter.

Saat melakukan eksplorasi langsung di lokasi, mereka tidak hanya disuguhkan panorama bangunan bersejarah, tetapi juga memperoleh penjelasan mendalam dari pengelola mengenai fungsi, arsitektur, dan nilai strategis benteng.

Melalui proses ini, para mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan produksi audiovisual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian cagar budaya.

Benteng Fort Willem I bukan sekadar bangunan tua, melainkan saksi bisu perjalanan sejarah yang kini kembali dihidupkan melalui perspektif generasi muda.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran sejarah tidak harus selalu terpaku pada buku teks. Dengan pendekatan kreatif dan rasa ingin tahu yang tinggi, mahasiswa mampu menghadirkan kembali kisah masa lalu menjadi lebih hidup, relevan, dan inspiratif bagi masyarakat luas.

Baca Juga  Langkah Tegas Agustina " Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Publik !!

Berita Terkait

PANEN RAYA DESA SANGGE, BUKTI BOYOLALI KIAN MANDIRI PANGAN JELANG HUT KE-179
Patroli Malam Cipta Kondisi, Koramil Paranggupito dan Linmas Jaga Kondusivitas Wilayah
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian
PEMKAB SEMARANG KAJI PEMBANGUNAN SMP BARU DI PRINGAPUS DAN TUNTANG
CTIPERS Kembali Beraksi! Puluhan Kilogram Beras Dibagikan untuk Warga Penggaron Kidul dan Panti Asuhan Ar-Rahmah
Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Masih Dipenjara Tapi Tetap Jadi Kades? BPD Wonoagung Resmi Minta Muhyidin Dicopot, DPRD Demak Ikut Panas!!

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:54 WIB

PANEN RAYA DESA SANGGE, BUKTI BOYOLALI KIAN MANDIRI PANGAN JELANG HUT KE-179

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:28 WIB

Patroli Malam Cipta Kondisi, Koramil Paranggupito dan Linmas Jaga Kondusivitas Wilayah

Senin, 1 Juni 2026 - 23:10 WIB

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Persatuan dan Perdamaian

Senin, 1 Juni 2026 - 21:53 WIB

PEMKAB SEMARANG KAJI PEMBANGUNAN SMP BARU DI PRINGAPUS DAN TUNTANG

Senin, 1 Juni 2026 - 21:33 WIB

CTIPERS Kembali Beraksi! Puluhan Kilogram Beras Dibagikan untuk Warga Penggaron Kidul dan Panti Asuhan Ar-Rahmah

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:31 WIB

Masih Dipenjara Tapi Tetap Jadi Kades? BPD Wonoagung Resmi Minta Muhyidin Dicopot, DPRD Demak Ikut Panas!!

Berita Terbaru