Petani Perempuan Wonosobo Hanyut di Sungai Bogowonto, Diduga Tersapu Longsor Saat Pulang dari Sawah

Senin, 13 April 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Amin : Editor |M.Supadi
WONOSOBO | MERDEKA1.COM — Nasib nahas menimpa Ibu Imbuh (42), seorang petani asal Dusun Larangan, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Ia dilaporkan hanyut di Sungai Bogowonto pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah setempat.

Berdasarkan keterangan Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, kejadian bermula saat korban hendak pulang dari sawah. Jalur yang dilalui korban diketahui cukup rawan, dengan kondisi satu sisi berupa tebing dan sisi lainnya jurang sedalam kurang lebih 20 meter yang langsung mengarah ke aliran Sungai Bogowonto.

“Saat perjalanan pulang, korban diduga tertimpa longsoran lokal. Akibatnya korban terpeleset dan jatuh ke sungai yang berada tepat di samping jalan,” ujar Budiono

Korban yang tak kunjung pulang hingga malam hari membuat keluarga bersama warga berinisiatif melakukan pencarian.

Saat menyusuri jalur menuju sawah, warga menemukan bekas longsoran serta barang milik korban seperti bekal makanan, kain, dan jaket di sekitar lokasi kejadian.

Warga sempat turun ke aliran sungai yang mulai surut untuk melakukan pencarian, namun hingga tengah malam korban belum ditemukan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang dan diteruskan ke Basarnas Pos SAR Wonosobo.

“Kami menerima laporan pada pagi hari dan langsung mengerahkan satu tim dari Pos SAR Wonosobo untuk bergabung dengan tim SAR gabungan dalam upaya pencarian,” imbuh Budiono.

Saat ini, pencarian melibatkan sekitar 60 personel dari berbagai unsur SAR. Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bogowonto yang memiliki kontur bebatuan.

“Cuaca saat ini cukup cerah dan arus sungai sudah kembali normal setelah sebelumnya deras dan dalam. Kami berharap proses pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan,” pungkasnya.

Baca Juga  Dua Mio Adu Banteng di JLS Salatiga, Kelalaian Jarak Aman Berujung Korban Dilarikan ke RSUD

Berita Terkait

Mahasiswa UIN Salatiga Turun ke Rutan, Gaungkan Kesetaraan Hukum dan Gender untuk Warga Binaan
Korban Tenggelam di Sungai Bogowonto Ditemukan Meninggal” Operasi SAR Ditutup
Karambol Brutal di Silayur Semarang, Truk Kontainer Lepas Kendali Bikin Panik Pengendara
Tragis! Remaja 17 Tahun Tewas Tenggelam Saat Main di Branjang Rawa Pening
Detik-Detik Mencekam di Bandungan: Motor Rem Blong, Keluarga Wisatawan Nyaris Celaka di Umbul Sidomukti
Petasan Maut di Demak! Bocah 12 Tahun Tewas, Kapolres Langsung Perintahkan Razia Besar Jelang Takbiran
Mobil Terbakar di Tol Semarang-Solo ,” Api Melalap Ford EcoSport di KM 449
Kebakaran Petang di Sugihan Tengaran, Api dari Tungku Oven Nyaris Meluas

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:29 WIB

Mahasiswa UIN Salatiga Turun ke Rutan, Gaungkan Kesetaraan Hukum dan Gender untuk Warga Binaan

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Bogowonto Ditemukan Meninggal” Operasi SAR Ditutup

Senin, 13 April 2026 - 18:09 WIB

Petani Perempuan Wonosobo Hanyut di Sungai Bogowonto, Diduga Tersapu Longsor Saat Pulang dari Sawah

Jumat, 10 April 2026 - 21:18 WIB

Karambol Brutal di Silayur Semarang, Truk Kontainer Lepas Kendali Bikin Panik Pengendara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:12 WIB

Tragis! Remaja 17 Tahun Tewas Tenggelam Saat Main di Branjang Rawa Pening

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:56 WIB

Detik-Detik Mencekam di Bandungan: Motor Rem Blong, Keluarga Wisatawan Nyaris Celaka di Umbul Sidomukti

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:39 WIB

Petasan Maut di Demak! Bocah 12 Tahun Tewas, Kapolres Langsung Perintahkan Razia Besar Jelang Takbiran

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:55 WIB

Mobil Terbakar di Tol Semarang-Solo ,” Api Melalap Ford EcoSport di KM 449

Berita Terbaru