CILACAP | Merdeka1.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap resmi mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode 2021–2026 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar Selasa (27/1/2026).
Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Drs. Farid Maruf, S.T., M.M. kembali dipercaya memimpin PMI Kabupaten Cilacap untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan dilakukan secara aklamasi, menyusul hanya adanya satu calon ketua.
Ketua PMI Cilacap terpilih, Farid Maruf, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan ketua telah berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI, yakni melalui musyawarah mufakat dan pemilihan langsung bila diperlukan.
“Karena hanya satu calon, seluruh peserta Muskab secara bulat menyepakati pemilihan melalui aklamasi. Dengan demikian, saya kembali diberi amanah memimpin PMI Cilacap periode 2026–2031,” ujar Farid.
Selain agenda pemilihan ketua, Muskab juga membahas dan menetapkan LPJ pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja PMI Kabupaten Cilacap tahun 2021–2026. Farid menegaskan, laporan tersebut telah dipaparkan secara terbuka dan mendapat persetujuan penuh dari seluruh peserta.
“LPJ pengurus periode 2021–2026 telah diterima dan disahkan tanpa catatan,” tegasnya.
Muskab juga menetapkan Tim Formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru. Sesuai tata tertib, tim berjumlah lima orang yang terdiri dari Ketua terpilih sebagai Ketua Tim Formatur, satu perwakilan pengurus lama, serta tiga orang perwakilan pengurus PMI kecamatan.
Kegiatan Muskab PMI Cilacap dihadiri oleh Dewan Kehormatan PMI, jajaran pengurus PMI Kabupaten, Kepala Unit Donor Darah (UDD), Direktur Klinik Pratama Rawat Inap PMI, pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten Cilacap, serta perwakilan relawan.
Melalui Muskab ini, PMI Kabupaten Cilacap diharapkan semakin solid dalam memperkuat sinergi, meningkatkan pelayanan kemanusiaan, serta memperluas jangkauan layanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat Cilacap.
(Rusmono)






