Laporan | Witriyani
BOYOLALI | MERDEKA1.COM – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit menular, Kodim 0724/Boyolali bekerja sama dengan Klinik Kartika 24 Boyolali menggelar penyuluhan dan sosialisasi kesehatan mengenai Hanta Virus kepada seluruh personel, Senin (18/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali tersebut dipimpin langsung oleh dokter Klinik Kartika 24 Boyolali, Dr. Nasri Jalul Iman.
Dalam pemaparannya, Dr. Nasri menjelaskan secara rinci tentang bahaya Hanta Virus, mulai dari cara penularan, gejala yang ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan oleh setiap personel.
“Hanta Virus merupakan penyakit yang perlu diwaspadai bersama. Karena itu seluruh personel harus menjaga kebersihan lingkungan kerja maupun tempat tinggal serta menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa virus yang ditularkan melalui tikus tersebut dapat dicegah dengan menjaga sanitasi lingkungan, menghindari kontak langsung dengan kotoran tikus, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya preventif Kodim 0724/Boyolali dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan personel terhadap potensi penyebaran penyakit menular. Selain mendapatkan materi edukasi, para peserta juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penanganan serta pencegahan Hanta Virus.
Komandan Kodim 0724/Boyolali berharap melalui kegiatan tersebut seluruh personel semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan diri maupun lingkungan, sehingga tetap dalam kondisi prima untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(Sumber : Agus Kemplu)







