Waspada Hanta Virus, Kodim 0724/Boyolali Bekali Prajurit Pengetahuan Pencegahan Penyakit Menular

Senin, 18 Mei 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani
BOYOLALI | MERDEKA1.COM  – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit menular, Kodim 0724/Boyolali bekerja sama dengan Klinik Kartika 24 Boyolali menggelar penyuluhan dan sosialisasi kesehatan mengenai Hanta Virus kepada seluruh personel, Senin (18/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali tersebut dipimpin langsung oleh dokter Klinik Kartika 24 Boyolali, Dr. Nasri Jalul Iman.

Dalam pemaparannya, Dr. Nasri menjelaskan secara rinci tentang bahaya Hanta Virus, mulai dari cara penularan, gejala yang ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan oleh setiap personel.

“Hanta Virus merupakan penyakit yang perlu diwaspadai bersama. Karena itu seluruh personel harus menjaga kebersihan lingkungan kerja maupun tempat tinggal serta menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa virus yang ditularkan melalui tikus tersebut dapat dicegah dengan menjaga sanitasi lingkungan, menghindari kontak langsung dengan kotoran tikus, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya preventif Kodim 0724/Boyolali dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan personel terhadap potensi penyebaran penyakit menular. Selain mendapatkan materi edukasi, para peserta juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penanganan serta pencegahan Hanta Virus.

Komandan Kodim 0724/Boyolali berharap melalui kegiatan tersebut seluruh personel semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan diri maupun lingkungan, sehingga tetap dalam kondisi prima untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(Sumber : Agus Kemplu)

Baca Juga  Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli

Berita Terkait

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031
MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli
PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha
Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi
Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:32 WIB

Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:17 WIB

Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:48 WIB

Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru