Laporan |Witriyani
SEMARANG | MERDEKA1.COM – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat (gercep) menangani dampak bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik. Sebanyak 65 rumah di RW 02 dan RW 03 dilaporkan mengalami kerusakan akibat kejadian yang terjadi pada Senin (30/3).
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung ke lokasi dan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak di Balai Kelurahan Gedawang, Senin (6/4). Kehadiran orang nomor satu di Kota Semarang ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Sejak hari kejadian, penanganan darurat telah dilakukan secara terpadu oleh jajaran Pemkot bersama masyarakat. Mulai dari pendataan korban, pembersihan lingkungan, hingga distribusi bantuan seperti sembako, selimut, dan terpal telah dilakukan secara cepat.
Agustina menegaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang wajib sigap dalam merespons bencana. Sistem pelaporan dari tingkat RT/RW hingga kelurahan disebut berjalan efektif sehingga penanganan dapat segera dilakukan.“Begitu ada kejadian, langsung dilaporkan dan ditangani. Ini yang harus terus kita jaga,” tegasnya.
Penanganan fisik di lapangan melibatkan berbagai perangkat daerah seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), serta BPBD. Sementara itu, Dinas Sosial bertanggung jawab menangani dampak sosial yang dialami warga terdampak.
Selain bantuan darurat, Pemkot Semarang juga menyiapkan bantuan stimulan sebesar Rp20 juta untuk setiap rumah terdampak. Bantuan tersebut akan disalurkan setelah melalui proses verifikasi oleh pihak kelurahan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan, sehingga warga bisa segera kembali menempati rumah mereka dengan kondisi yang lebih layak.
Pemkot Semarang pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
“Mudah-mudahan masyarakat segera bangkit dan tidak ada lagi bencana yang lebih besar,” pungkasnya.






