Polresta Cilacap Ungkap Motif Cemburu di Balik Pembunuhan WN Singapura, Satu Pelaku Masih Buron

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Viosari | Editor : M.Supadi 
CILACAP | MERDEKA1.COM – Kepolisian berhasil mengungkap motif di balik kasus pembunuhan berencana terhadap seorang warga negara Singapura berinisial SS (80), yang jasadnya ditemukan mengapung di Sungai Citanduy, Kabupaten Cilacap. Motif utama dari aksi tersebut diduga dipicu oleh rasa cemburu dalam hubungan pribadi korban.

Kapolresta Cilacap, Budi Adhy Buono, menjelaskan bahwa korban diketahui memiliki kedekatan dengan seorang perempuan berinisial L, yang ternyata telah memiliki pasangan.
“Motif sementara yang kami temukan adalah cemburu. Korban ini dekat dengan seorang perempuan, sementara perempuan tersebut sudah memiliki pacar,” ungkapnya dalam konferensi pers di Mapolresta Cilacap, Jumat (27/3/2026).

Kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di aliran Sungai Citanduy, Kecamatan Wanareja, pada 20 Februari 2026. Setelah dilakukan penyelidikan, korban berhasil diidentifikasi sebagai WN Singapura yang sebelumnya tinggal di rumah keluarganya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya menyusul laporan orang hilang yang sesuai dengan ciri-ciri korban. Identitas korban dipastikan melalui serangkaian pemeriksaan, termasuk uji DNA.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah menetapkan tiga orang sebagai pelaku. Dua pelaku berinisial H dan K telah diamankan, sementara satu pelaku lainnya berinisial A alias E masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga sebagai otak perencana kejahatan.

“Total ada tiga pelaku. Dua sudah kami amankan, sementara satu masih buron. Pelaku ini diduga sebagai aktor intelektual,” jelas Kapolresta.

Ketiga pelaku diketahui saling mengenal dan memiliki latar belakang pekerjaan yang sama. Mereka juga pernah tinggal bersama di sebuah rumah kontrakan di Sukabumi, Jawa Barat, yang diduga menjadi lokasi eksekusi korban.

Korban diduga diajak bertemu di lokasi tersebut dengan dalih untuk menemui perempuan yang dikenalnya. Karena sudah saling mengenal, korban tidak menaruh curiga dan datang ke tempat yang telah direncanakan oleh para pelaku.

Baca Juga  Dua Mio Adu Banteng di JLS Salatiga, Kelalaian Jarak Aman Berujung Korban Dilarikan ke RSUD

Peristiwa pembunuhan terjadi pada 16 Februari 2026. Setelah korban dieksekusi, jasadnya dibungkus, dilapisi semen, lalu dibawa menggunakan mobil dan dibuang ke perairan wilayah Cilacap.

“Pelaku sudah merencanakan semuanya, termasuk lokasi pembuangan. Mereka mengetahui kondisi wilayah tersebut,” tambahnya.

Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus, termasuk memburu pelaku yang masih buron serta mendalami peran masing-masing tersangka. Koordinasi juga dilakukan dengan Polres Sukabumi.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.

Berita Terkait

Skandal Gas Subsidi Terbongkar! Ratusan Tabung 3 Kg Disuntik Ilegal, Polisi Grebek Gudang di Karanganyar
Gas LPG dan Stok Kopi UMKM Teras Gunung Digondol Maling, Polisi Buru Pelaku
Terungkap! Warga Pedurungan Mengaku Dikeroyok dan Dipaksa Masuk Mobil, Kasusnya Kini Ditangani Polisi
Dihajar Puluhan Senior hingga Patah Hidung dan Gegar Otak, Mahasiswa Asal Kabupaten Semarang Dirawat Intensif, LBH PETIR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kantor Koperasi BLN Salatiga Digeledah, Polisi Amankan Satu Boks Dokumen
Polsek Todanan Hantam Komplotan Spesialis Bobol Sekolah, Dua Pelaku Lintas Provinsi Diringkus Saat Santap Siang
Kasus Dugaan Penistaan Agama dan Pelecehan Seksual Oknum Pendeta di Salatiga Disorot, Publik Desak Atensi Kapolri
Celurit 150 Cm Siap Tebas Lawan, Tawuran Pelajar Kabupaten Semarang , Digagalkan Polisi

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 07:13 WIB

Skandal Gas Subsidi Terbongkar! Ratusan Tabung 3 Kg Disuntik Ilegal, Polisi Grebek Gudang di Karanganyar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:12 WIB

Polresta Cilacap Ungkap Motif Cemburu di Balik Pembunuhan WN Singapura, Satu Pelaku Masih Buron

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:15 WIB

Gas LPG dan Stok Kopi UMKM Teras Gunung Digondol Maling, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:41 WIB

Terungkap! Warga Pedurungan Mengaku Dikeroyok dan Dipaksa Masuk Mobil, Kasusnya Kini Ditangani Polisi

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:35 WIB

Dihajar Puluhan Senior hingga Patah Hidung dan Gegar Otak, Mahasiswa Asal Kabupaten Semarang Dirawat Intensif, LBH PETIR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:34 WIB

Kantor Koperasi BLN Salatiga Digeledah, Polisi Amankan Satu Boks Dokumen

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:23 WIB

Polsek Todanan Hantam Komplotan Spesialis Bobol Sekolah, Dua Pelaku Lintas Provinsi Diringkus Saat Santap Siang

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:24 WIB

Kasus Dugaan Penistaan Agama dan Pelecehan Seksual Oknum Pendeta di Salatiga Disorot, Publik Desak Atensi Kapolri

Berita Terbaru