GPMP Desak Wali Kota Semarang Evaluasi Total TP3KS, Jika Tak Bermanfaat Diminta Dibubarkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Haris Muntaha ,SE

Laporan | M.Supadi

SEMARANG | MERDEKA1.COM  – Gerakan Pemuda Merah Putih (GPMP) Kota Semarang mendesak Wali Kota Semarang segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Tim Percepatan dan Pengendalian Pembangunan Kota Semarang (TP3KS) yang dinilai belum menunjukkan dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan maupun peningkatan kualitas pelayanan publik.

Desakan tersebut muncul setelah GPMP menerima berbagai masukan dari kalangan akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, hingga sejumlah elemen warga Kota Semarang yang mempertanyakan efektivitas kinerja tim tersebut.

Menurut GPMP, keberadaan TP3KS berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sejatinya telah memiliki tugas, fungsi, dan tanggung jawab yang jelas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, GPMP menilai hingga saat ini belum terlihat indikator keberhasilan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik terkait kinerja tim percepatan tersebut. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas keberadaan TP3KS dalam mendukung pembangunan daerah.

Sekretaris GPMP Kota Semarang, Harris Muntaha, SE, menegaskan bahwa fungsi percepatan dan pengendalian pembangunan pada dasarnya telah menjadi bagian dari tugas OPD terkait.

“Fungsi percepatan dan pengendalian pembangunan sejatinya telah menjadi bagian dari tugas OPD terkait, sehingga tidak memerlukan pembentukan tim yang berpotensi menimbulkan birokrasi baru dan menyebabkan pemborosan anggaran daerah,” tegas Harris, Rabu (3/6/2026).

GPMP juga menyoroti potensi pemborosan anggaran daerah akibat adanya struktur tambahan yang dinilai membebani keuangan pemerintah tanpa indikator kinerja yang jelas. Bahkan, keberadaan tim tersebut dinilai berpotensi memperpanjang rantai koordinasi sehingga dapat menghambat proses pengambilan keputusan.

Karena itu, GPMP meminta Pemerintah Kota Semarang melakukan efisiensi anggaran dengan memaksimalkan peran OPD sebagai pelaksana utama pembangunan dan pelayanan publik.

Baca Juga  Mimpi Jadi Ahli Keamanan Siber Tertunda, Elisa Butuh Uluran Tangan untuk Lawan Kanker Tulang

“Atas dasar tersebut, GPMP mendesak Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja TP3KS. Apabila hasil evaluasi menunjukkan tidak adanya manfaat signifikan bagi masyarakat maupun pembangunan daerah, maka tim tersebut sebaiknya dibubarkan,” lanjut Harris.

GPMP juga mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk terus mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel melalui penguatan kapasitas OPD.

Sebagai organisasi kepemudaan, GPMP menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas serta memastikan penggunaan anggaran daerah dilakukan secara bertanggung jawab dan tepat sasaran.

Hingga pernyataan sikap ini disampaikan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Semarang maupun pihak TP3KS terkait desakan evaluasi tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi untuk pemberitaan lanjutan sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Berita Terkait

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031
MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli
PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha
Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi
Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:38 WIB

GPMP Desak Wali Kota Semarang Evaluasi Total TP3KS, Jika Tak Bermanfaat Diminta Dibubarkan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:32 WIB

Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:17 WIB

Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi

Berita Terbaru