Laporan | Witriyani
SALATIGA | MERDEKA1.COM – Pemerintah Kota Salatiga menggandeng para bidan praktik mandiri sebagai garda terdepan dalam mempercepat layanan administrasi kependudukan, khususnya penerbitan akta kelahiran bagi bayi yang baru lahir.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, saat membuka Sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Penerbitan Akta Kelahiran) bagi bidan praktik mandiri se-Kota Salatiga di Ballroom Grand Wahid Hotel Salatiga, Senin (4/5/2026).
Dalam sambutannya, Robby menilai bidan memiliki peran strategis karena menjadi pihak pertama yang mendampingi proses kelahiran bayi. Karena itu, keterlibatan mereka dinilai penting untuk memastikan setiap anak segera memperoleh identitas hukum melalui akta kelahiran.
“Akta kelahiran adalah hak konstitusional pertama bagi setiap anak Indonesia sebagai bukti identitas diri. Jangan sampai ada anak yang kehilangan haknya hanya karena terlambat didaftarkan,” tegasnya.
Menurutnya, percepatan layanan administrasi kependudukan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk tenaga kesehatan yang berada paling dekat dengan masyarakat.
Selain membahas pelayanan administrasi kependudukan, Wali Kota juga mengajak para bidan mendukung program “Salatiga Sejuta Anggrek”. Melalui program tersebut, setiap kelahiran bayi diharapkan disertai pemberian satu bibit anggrek sebagai simbol pertumbuhan dan kepedulian lingkungan sejak dini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Salatiga, Muh. Adrik Sudhiro, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman para bidan terhadap sistem administrasi kependudukan yang terus berkembang.
“Kami berharap para bidan semakin memahami prosedur administrasi kependudukan dan pencatatan sipil terbaru sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan berkualitas,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Disdukcapil dan BPJS Kesehatan guna memberikan pemahaman teknis terkait pelayanan administrasi pasca kelahiran.
Dengan keterlibatan aktif para bidan, Pemerintah Kota Salatiga berharap proses pengurusan akta kelahiran dapat dilakukan lebih cepat, mudah, dan menjangkau seluruh masyarakat sejak bayi dilahirkan.







