BATAM | MERDEKA1.COM – Perjalanan panjang dari Boyolali, Jawa Tengah, menuju Belawan, Sumatera Utara, berubah menjadi pengalaman wisata yang berkesan bagi Ketua Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Bener Meriah, Adis Atim Rohmansah.
Sepulang menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) SWI di Boyolali, Adis memanfaatkan waktu transit kapal di Batam untuk menikmati keindahan laut biru serta panorama kota yang menjadi salah satu ikon perbatasan Indonesia, Minggu (14/6/2026).
Menggunakan kapal PT Pelni pada rute Tanjung Priok–Batam–Belawan, Adis menyempatkan diri mengunjungi kawasan Pulau Bintang 999 yang terkenal dengan hamparan laut biru dan pemandangan eksotis di pesisir Batam.
Menurutnya, penumpang kapal yang sedang transit diperbolehkan turun sementara dengan menunjukkan identitas diri dan tiket perjalanan kepada petugas pelabuhan
Dari tepian pantai, Adis menikmati panorama laut yang membentang luas dengan latar gedung-gedung pencakar langit Singapura yang tampak jelas di kejauhan.
“Keindahan laut biru yang berpadu dengan panorama gedung-gedung Singapura memberikan pengalaman yang luar biasa. Batam memiliki posisi yang sangat strategis dan menawarkan pemandangan yang jarang ditemukan di daerah lain,” ujar Adis.
Tak hanya dimanjakan panorama alam, Adis juga mendapatkan pengalaman menarik saat berinteraksi dengan wisatawan mancanegara di atas kapal. Salah seorang turis asal Belgia yang ditemuinya mengaku memilih jalur laut untuk menjelajahi Sumatra.
“We are travelling to Sumatra. We are not taking planes, so the sea is a good option,” ujar wisatawan tersebut.
Dalam bahasa Indonesia, pernyataan itu berarti, “Kami sedang melakukan perjalanan ke Sumatra. Kami tidak menggunakan pesawat, sehingga perjalanan melalui laut menjadi pilihan yang baik.”
Bagi Adis, pelayaran bukan sekadar sarana transportasi menuju tujuan akhir. Perjalanan laut justru menghadirkan pengalaman berbeda karena penumpang dapat menikmati keindahan alam, gugusan pulau-pulau kecil, hingga suasana tenang yang sulit ditemukan dalam perjalanan udara.
“Perjalanan dengan kapal bukan hanya soal menuju tujuan, tetapi juga menikmati setiap keindahan yang tersaji sepanjang perjalanan. Laut biru Batam dan panorama Singapura menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan,” tambahnya.
Sebagai salah satu gerbang maritim Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Batam terus memancarkan daya tarik tersendiri. Perpaduan pesona laut yang menenangkan dan kemegahan kota modern di seberang perbatasan menjadikan setiap persinggahan di Batam meninggalkan kesan mendalam bagi para pelancong.
(Agus Romadhon)







