Laporan | M.Supadi
KAB SEMARANG | MERDEKA1.COM – Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti jalur penghubung Jetis–Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Sabtu (24/5/2026). Warga dari Kelurahan Jetis Leyangan dan Kelurahan Gedanganak berkumpul dalam doa bersama, memohon keselamatan bagi seluruh pengguna jalan di jalur turunan curam yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Kecamatan Ungaran Timur, PLT Kepala Desa Leyangan Yogie, jajaran pemerintahan Kelurahan Gedanganak, serta para ketua RT dan RW dari kedua wilayah. Di momen itu, PLT Kades Yogie sempat menyebutkan nama Agusnanto, selaku Ketua RW 06 wilayah Leyangan, sebagai salah satu tokoh yang turut berperan menggerakkan warga untuk bersatu demi keselamatan bersama.
“Terima kasih kepada semua perangkat dan warga yang hadir, termasuk Bapak Agusnanto selaku Ketua RW 06 yang selalu sigap mengajak warga peduli keselamatan jalan,” ujar Yogie saat memberi sambutan, disambut tepuk tangan warga.
Inisiatif ini muncul lantaran angka kecelakaan di jalur turunan Gedanganak–Jetis dinilai sangat tinggi dan memakan banyak korban, terutama saat hujan atau jalan licin. Warga berharap selain doa, pemerintah segera menambah rambu peringatan, pagar pengaman, dan penerangan jalan agar risiko insiden bisa ditekan.
Sekcam Ungaran Timur mengapresiasi langkah warga. “Keprihatinan ini akan kami sampaikan ke dinas terkait. Jalur ini harus aman, karena menghubungkan dua wilayah penting,” tegasnya.
Acara ditutup doa bersama, dengan harapan jalan ini tak lagi membawa musibah, melainkan jadi akses aman yang menghubungkan persaudaraan warga Jetis dan Gedanganak.







