Doa Bersama Warga Jetis-Gedanganak” Minta Keselamatan di Jalur Rawan Kecelakaan

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi
KAB SEMARANG | MERDEKA1.COM  – Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti jalur penghubung Jetis–Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Sabtu (24/5/2026). Warga dari Kelurahan Jetis Leyangan dan Kelurahan Gedanganak berkumpul dalam doa bersama, memohon keselamatan bagi seluruh pengguna jalan di jalur turunan curam yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Kecamatan Ungaran Timur, PLT Kepala Desa Leyangan Yogie, jajaran pemerintahan Kelurahan Gedanganak, serta para ketua RT dan RW dari kedua wilayah. Di momen itu, PLT Kades Yogie sempat menyebutkan nama Agusnanto, selaku Ketua RW 06 wilayah Leyangan, sebagai salah satu tokoh yang turut berperan menggerakkan warga untuk bersatu demi keselamatan bersama.

“Terima kasih kepada semua perangkat dan warga yang hadir, termasuk Bapak Agusnanto selaku Ketua RW 06 yang selalu sigap mengajak warga peduli keselamatan jalan,” ujar Yogie saat memberi sambutan, disambut tepuk tangan warga.

Inisiatif ini muncul lantaran angka kecelakaan di jalur turunan Gedanganak–Jetis dinilai sangat tinggi dan memakan banyak korban, terutama saat hujan atau jalan licin. Warga berharap selain doa, pemerintah segera menambah rambu peringatan, pagar pengaman, dan penerangan jalan agar risiko insiden bisa ditekan.

Sekcam Ungaran Timur mengapresiasi langkah warga. “Keprihatinan ini akan kami sampaikan ke dinas terkait. Jalur ini harus aman, karena menghubungkan dua wilayah penting,” tegasnya.

Acara ditutup doa bersama, dengan harapan jalan ini tak lagi membawa musibah, melainkan jadi akses aman yang menghubungkan persaudaraan warga Jetis dan Gedanganak.

Baca Juga  Solid Bergerak! Komunitas Donor PMI Semarang Perkuat Stok Darah di Momen HUT & Halalbihalal

Berita Terkait

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031
MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli
PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha
Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi
Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:32 WIB

Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:17 WIB

Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:48 WIB

Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru