Kali Serang Tengaran Diduga Tercemar Limbah, Ikan Dewa Mati Massal hingga Bau Busuk Ganggu Warga

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi
KAB. SEMARANG | MERDEKA1.COM — Warga Dusun Gading, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengeluhkan kondisi Kali Serang yang diduga tercemar limbah selama dua hari terakhir.

Pencemaran tersebut menyebabkan ikan-ikan lokal mati massal, air menimbulkan rasa gatal saat terkena kulit, hingga bau menyengat yang masuk ke kawasan permukiman warga.

Sejumlah warga bersama karang taruna Dusun Gading turun langsung menyisir aliran sungai untuk menelusuri dampak pencemaran yang disebut membentang hingga sekitar 10 kilometer.

Rofii, salah satu warga, mengatakan banyak ikan ditemukan mati di sepanjang aliran Kali Serang, terutama ikan dewa atau clenger yang selama ini dikenal sebagai ikan khas sungai tersebut.
“Sepanjang sungai banyak ikan mati. Yang paling banyak ikan dewa atau clenger,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Selain ikan dewa, ikan koi yang biasa hidup di sungai juga dilaporkan ikut terdampak.
Warga lainnya, Lutfi, menyebut bau busuk menyengat mulai tercium kuat terutama selepas magrib. Menurutnya, kondisi air juga berubah seperti “badek” dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar.

“Airnya seperti badek dan baunya busuk sekali. Bahkan baunya sampai ke perumahan warga,” katanya.

Mustani menambahkan, warga menduga limbah dibuang pada jam-jam tertentu karena perubahan warna air dan bau menyengat sering muncul setelah waktu magrib.

Tak hanya mematikan ikan, air sungai juga disebut menyebabkan rasa gatal saat terkena kulit atau digunakan untuk kebutuhan tertentu.

Warga menduga sumber pencemaran berasal dari limbah kolam perikanan lele maupun aktivitas industri pengolahan usus dan sosis di sekitar aliran sungai. Namun hingga kini dugaan tersebut masih menunggu pemeriksaan dari instansi terkait.

Karang taruna dan warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan pengecekan kualitas air serta menelusuri sumber limbah agar pencemaran tidak semakin meluas.

Baca Juga  Diduga Keracunan Massal MBG, Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Tumbang, Puluhan Dilarikan ke RS

Berita Terkait

DIDUGA JADI ARENA SABUNG AYAM, WARGA BRAMBANG DESAK PENERTIBAN; POLRES DEMAK TURUN TANGAN

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:50 WIB

DIDUGA JADI ARENA SABUNG AYAM, WARGA BRAMBANG DESAK PENERTIBAN; POLRES DEMAK TURUN TANGAN

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:57 WIB

Kali Serang Tengaran Diduga Tercemar Limbah, Ikan Dewa Mati Massal hingga Bau Busuk Ganggu Warga

Berita Terbaru