Sedekah Bumi Silayur Digelar, Warga Harapkan Keselamatan Pengguna Jalan dan Keberkahan Para Wali Tanah Jawa

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani

SEMARANG | MERDEKA1.COM–  Warga RW 04 Silayur Lawas Duwet, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah menggelar tradisi Sedekah Bumi dan ruwatan sebagai bentuk ikhtiar memohon keselamatan bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan di kawasan tanjakan Silayur, Sabtu (16/5/2026) sore.

Tradisi yang sempat lama tidak digelar itu kembali dilaksanakan menyusul sering terjadinya kecelakaan di jalur tanjakan Silayur yang belakangan viral dengan sebutan “tanjakan tengkorak”

Kegiatan diawali dengan doa bersama dan tahlil yang diikuti warga setempat. Sejumlah tumpeng, aneka buah, hingga jajanan anak-anak disusun membentuk gunungan di tengah warga yang khusyuk berdoa memohon keselamatan dan keberkahan.

Masyarakat meyakini para wali di tanah Jawa, khususnya Syekh Subakir yang dimakamkan di Gunung Tidar, memiliki jasa besar tidak hanya dalam penyebaran agama Islam, tetapi juga dalam menjaga keselamatan dan kemakmuran masyarakat.

Ketua RW 04 Silayur Lawas Duwet, Arsondi mengatakan tradisi ruwatan tersebut telah dilakukan sejak era Mbah Kromo pada tahun 1960-an.

“Ruwatan dilakukan pada bulan Apit atau Dzulqa’dah dalam penanggalan Hijriyah. Tradisi ini dimulai sejak zaman Mbah Kromo yang menjabat Kepala Dukuh Silayur hingga tahun 1975,” ujarnya usai kegiatan sedekah bumi.

Menurutnya, setelah Mbah Kromo wafat, tradisi diteruskan oleh Mbah Nasir hingga tahun 1980. Namun dalam beberapa tahun terakhir kegiatan tersebut sempat vakum sebelum akhirnya kembali digelar tahun ini.

Selain sedekah bumi, warga juga mengadakan pagelaran wayang kulit pada malam harinya dengan lakon “Wahyu Ketentreman” sebagai simbol harapan terciptanya ketenteraman dan keselamatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Camat Ngaliyan, Soegiman mengapresiasi inisiatif warga yang kembali menghidupkan tradisi budaya leluhur tersebut.
“Terima kasih kepada warga yang telah mengadakan ruwatan Silayur. Kami sangat antusias dan menyambut positif upaya masyarakat dalam nguri-uri budaya,” katanya.

Baca Juga  Keren! WBP Lapas Purwodadi Panen 100 Kg Tomat, Bukti Pembinaan Berjalan Nyata

Ia berharap tradisi ruwatan dapat menjadi awal yang baik dalam menjaga warisan budaya sekaligus membawa keselamatan bagi masyarakat dan para pengguna jalan di kawasan Silayur.

“Harapannya bisa memberikan keselamatan secara keseluruhan kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya warga Silayur,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031
MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli
PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha
Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi
Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:32 WIB

Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:17 WIB

Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:48 WIB

Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru