Sedekah Bumi Batursari Digelar Sederhana, Warga Ingin Tahun Depan Lebih Meriah dan Terbuka

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Mulyono
DEMAK | MERDEKA1.COM – Tradisi tahunan Sedekah Bumi atau Apitan di Desa Batursari, Selasa malam (12/5/2026), digelar secara sederhana di Gedung Balai Desa Batursari. Kegiatan yang biasanya menjadi momentum kebersamaan warga itu kali ini hanya diikuti jajaran perangkat desa dengan agenda doa bersama dan makan kembul.

Pelaksanaan yang berlangsung terbatas tersebut memunculkan harapan dan aspirasi dari masyarakat agar tradisi budaya tahunan itu ke depan dapat digelar lebih meriah serta melibatkan warga secara luas.

Sejumlah warga menilai Sedekah Bumi bukan sekadar acara seremonial desa, melainkan warisan budaya yang seharusnya menjadi ruang silaturahmi dan rasa syukur bersama seluruh masyarakat.

“Harapannya jangan hanya perangkat desa saja yang ikut. Warga juga ingin merasakan kebersamaan dalam tradisi Sedekah Bumi seperti desa-desa lain yang lebih ramai dan terbuka,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga membandingkan pelaksanaan Apitan di Batursari dengan sejumlah desa lain yang rutin menghadirkan kirab budaya, pentas kesenian tradisional, hingga hiburan rakyat yang mampu menghidupkan suasana sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

 

Selain berharap adanya hiburan dan partisipasi publik, masyarakat juga meminta pemerintah desa lebih terbuka dalam menyampaikan konsep dan pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut agar tidak menimbulkan kesan tertutup.

Beberapa harapan yang disampaikan warga di antaranya melibatkan perwakilan masyarakat dari setiap dusun atau RT/RW, menghadirkan kegiatan budaya khas Sedekah Bumi, serta membangun komunikasi yang lebih transparan kepada masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Batursari belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pelaksanaan Sedekah Bumi yang digelar sederhana dan terbatas di lingkungan perangkat desa.

Baca Juga  Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Sertijab Dandim Batang, Letkol Inf Didik Sudarmawan Resmi Menjabat

Berita Terkait

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031
MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika
Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli
PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha
Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi
Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:07 WIB

Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme, Lapas Purwodadi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sucipto Terpilih Aklamasi Pimpin Permadani Jawa Tengah Periode 2026–2031

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Napi Beragama Buddha di Jateng Terima Remisi Waisak, Mayoritas Kasus Narkotika

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:32 WIB

Polsek Banyudono Turun Langsung Bagikan Sembako, Warga Merasa Polisi Hadir dan Peduli

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:17 WIB

Sapi Kurban Presiden RI 970 Kg Disembelih di Ponpes Citra Suhada Jatisrono, Warga Membludak Saksikan Prosesi

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:48 WIB

Momentum Idul Adha, Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Semangat Kurban dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru