Laporan | Witriyani
SALATIGA| MERDEKA1.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pembinaan warga binaan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan lewat koordinasi bersama Pemerintah Kelurahan Salatiga dalam program Desa Binaan.
Kegiatan koordinasi yang berlangsung hangat ini bertujuan memperkuat sinergitas sekaligus mendorong pembinaan di luar lingkungan rutan. Program Desa Binaan dirancang sebagai kegiatan padat karya yang melibatkan warga binaan bersama masyarakat, khususnya mereka yang belum memiliki pekerjaan.
Selain sebagai sarana pemberdayaan, program ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian serta upaya reintegrasi sosial warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat secara produktif.
Lurah Salatiga, Slamet Subagyo, SE, menyambut baik langkah tersebut. Ia mengapresiasi terjalinnya komunikasi yang positif antara pihak rutan dan pemerintah kelurahan.
“Saya merasa senang atas sinergi ini. Semoga kerja sama yang terbangun dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Salatiga, Ruwiyanto, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mendukung proses asimilasi warga binaan.
“Sinergi ini menjadi sarana nyata bagi warga binaan untuk beradaptasi kembali dengan masyarakat, sekaligus mempersiapkan mereka agar lebih produktif saat kembali ke lingkungan sosial,” jelasnya.
Melalui program ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara Rutan Salatiga dan masyarakat, serta membuka peluang lebih luas bagi warga binaan untuk berkontribusi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat.







