Karangan Bunga Membanjiri Polresta Magelang” Pedagang Muntilan Bersatu Dukung Sikat Premanisme!

Jumat, 3 April 2026 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Narwan SPd  :  Editor | M.Supadi

MAGELANG | MERDEKA1.COM  – Pemandangan berbeda terlihat di halaman Markas Komando Polresta Magelang pada Rabu (1/4/2026). Sejumlah karangan bunga berjejer rapi sebagai bentuk apresiasi dari warga dan pedagang Pasar Muntilan atas langkah tegas kepolisian dalam memberantas premanisme.

Karangan bunga tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pedagang sayur, pedagang umum, kuli panggul, hingga warga kawasan Pandansari dan Pucungrejo, Muntilan.

Ucapan terima kasih itu diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya aparat dalam menertibkan praktik premanisme yang selama ini dinilai meresahkan, khususnya di area Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, karangan bunga berisi pesan dukungan kepada Kapolresta Magelang atas tindakan tegas terhadap oknum preman yang mengganggu kenyamanan dan aktivitas para pedagang.

Kapolresta Magelang, Herbin Sianipar, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat menginginkan situasi yang aman, tertib, dan bebas dari praktik premanisme.

“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan, termasuk premanisme yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihak kepolisian akan terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta memastikan ruang publik, termasuk pasar tradisional, terbebas dari praktik yang merugikan masyarakat kecil.

Para pedagang mengaku kini merasa lebih aman dalam menjalankan aktivitas jual beli. Karangan bunga yang dikirimkan juga menjadi simbol rasa lega sekaligus dukungan moral terhadap kinerja aparat kepolisian.

Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi, Pasar Muntilan dinilai harus menjadi kawasan yang aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Oleh karena itu, tindakan tegas terhadap premanisme mendapat respons positif dari berbagai kalangan.

Baca Juga  Bupati Semarang Sampaikan LKPJ 2025 di Paripurna DPRD, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pembangunan

Tak hanya pedagang, dukungan juga datang dari warga sekitar yang berharap penertiban terus dilakukan secara konsisten.

Masyarakat pun meminta agar langkah tegas yang telah dilakukan Polresta Magelang tidak berhenti pada satu kasus saja, melainkan berlanjut guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Muntilan dan sekitarnya.

Dengan berderetnya karangan bunga di halaman Mako Polresta Magelang, pesan masyarakat terlihat jelas: dukungan terhadap penegakan hukum serta penolakan terhadap segala bentuk premanisme di ruang publik.

Berita Terkait

CTIPERS Kembali Beraksi! Puluhan Kilogram Beras Dibagikan untuk Warga Penggaron Kidul dan Panti Asuhan Ar-Rahmah
MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha
Kantor Baru PSI Demak Diresmikan, Serukan Perubahan Nyata dan Desak UU Perampasan Aset!
Nadiem Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Pengamat: Orang Pintar Bisa Takut Masuk Pemerintahan
Mulyono, Tokoh Dinas Provinsi Jateng Asal Pucang Gede, Siap Berlaga di Pilkades Batursari 2027
Ngopi Bareng PSI Penggaron Kidul, Aspirasi Warga Mengalir: Banjir hingga Adminduk Jadi Sorotan
Jepara Jadi Tuan Rumah Bahtsul Masail PWNU Jateng, Bahas Isu Keagamaan hingga Sosial-Politik

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:33 WIB

CTIPERS Kembali Beraksi! Puluhan Kilogram Beras Dibagikan untuk Warga Penggaron Kidul dan Panti Asuhan Ar-Rahmah

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

MUSCAB IV Hanura, Bupati Semarang Dorong Konsolidasi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

PDIP Kabupaten Semarang Tebar Kurban ” Ngesti Nugraha Borong Simpati Warga Saat Idul Adha

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:20 WIB

Kantor Baru PSI Demak Diresmikan, Serukan Perubahan Nyata dan Desak UU Perampasan Aset!

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:21 WIB

Nadiem Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Pengamat: Orang Pintar Bisa Takut Masuk Pemerintahan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:44 WIB

Mulyono, Tokoh Dinas Provinsi Jateng Asal Pucang Gede, Siap Berlaga di Pilkades Batursari 2027

Minggu, 26 April 2026 - 14:47 WIB

Ngopi Bareng PSI Penggaron Kidul, Aspirasi Warga Mengalir: Banjir hingga Adminduk Jadi Sorotan

Selasa, 7 April 2026 - 06:44 WIB

Jepara Jadi Tuan Rumah Bahtsul Masail PWNU Jateng, Bahas Isu Keagamaan hingga Sosial-Politik

Berita Terbaru