Laporan | Narwan SPd : Editor | M.Supadi
MAGELANG | MERDEKA1.COM – Pemandangan berbeda terlihat di halaman Markas Komando Polresta Magelang pada Rabu (1/4/2026). Sejumlah karangan bunga berjejer rapi sebagai bentuk apresiasi dari warga dan pedagang Pasar Muntilan atas langkah tegas kepolisian dalam memberantas premanisme.
Karangan bunga tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pedagang sayur, pedagang umum, kuli panggul, hingga warga kawasan Pandansari dan Pucungrejo, Muntilan.
Ucapan terima kasih itu diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya aparat dalam menertibkan praktik premanisme yang selama ini dinilai meresahkan, khususnya di area Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, karangan bunga berisi pesan dukungan kepada Kapolresta Magelang atas tindakan tegas terhadap oknum preman yang mengganggu kenyamanan dan aktivitas para pedagang.
Kapolresta Magelang, Herbin Sianipar, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat menginginkan situasi yang aman, tertib, dan bebas dari praktik premanisme.
“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan, termasuk premanisme yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihak kepolisian akan terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta memastikan ruang publik, termasuk pasar tradisional, terbebas dari praktik yang merugikan masyarakat kecil.
Para pedagang mengaku kini merasa lebih aman dalam menjalankan aktivitas jual beli. Karangan bunga yang dikirimkan juga menjadi simbol rasa lega sekaligus dukungan moral terhadap kinerja aparat kepolisian.
Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi, Pasar Muntilan dinilai harus menjadi kawasan yang aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Oleh karena itu, tindakan tegas terhadap premanisme mendapat respons positif dari berbagai kalangan.
Tak hanya pedagang, dukungan juga datang dari warga sekitar yang berharap penertiban terus dilakukan secara konsisten.
Masyarakat pun meminta agar langkah tegas yang telah dilakukan Polresta Magelang tidak berhenti pada satu kasus saja, melainkan berlanjut guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Muntilan dan sekitarnya.
Dengan berderetnya karangan bunga di halaman Mako Polresta Magelang, pesan masyarakat terlihat jelas: dukungan terhadap penegakan hukum serta penolakan terhadap segala bentuk premanisme di ruang publik.






