Laporan | Witriyani
SEMARANG | MERDEKA1.COM — Program Angkutan Motor Gratis (Motis) Lebaran 2026 yang digelar Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) sukses dimanfaatkan ribuan pemudik di wilayah Daop 4 Semarang.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman dengan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk jarak jauh, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya saat musim Lebaran.
“Melalui program ini, sepeda motor para pemudik dikirim menggunakan kereta api, sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan risiko kecelakaan bisa ditekan,” jelasnya.
Pendaftaran program Motis dibuka sejak 1 hingga 29 Maret 2026. Sementara itu, masa pemberangkatan dibagi dalam dua periode, yakni arus mudik pada 13–19 Maret 2026 dan arus balik pada 24–30 Maret 2026.
Di wilayah Daop 4 Semarang, terdapat empat stasiun yang melayani program ini, yaitu Stasiun Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, dan Cepu. Seluruhnya masuk dalam lintas layanan Motis jalur utara Pulau Jawa.
Untuk kapasitas, Motis lintas utara mampu mengangkut hingga 200 unit motor per hari. Selama 14 hari pelaksanaan, total kapasitas mencapai 2.800 unit motor.
Namun, tingginya antusiasme masyarakat membuat realisasi angkutan melampaui angka tersebut. Secara kumulatif, sebanyak 3.354 unit sepeda motor berhasil diangkut melalui program ini di wilayah Daop 4 Semarang, dengan rincian 1.585 unit diberangkatkan dan 1.769 unit tiba.
Rincian per stasiun menunjukkan pergerakan yang cukup tinggi:
Semarang Tawang: naik 676 unit, turun 758 unit
Pekalongan: naik 278 unit, turun 296 unit
Tegal: naik 477 unit, turun 539 unit
Cepu: naik 154 unit, turun 176 unit
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memanfaatkan program ini. Harapannya, ke depan program Motis dapat terus hadir dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tutup Luqman.







