Laporan | Witriyani
KAB SEMARANG | MERDEKA1.COM Arus balik libur Lebaran 2026 hampir usai. Bagi pemudik yang jenuh dengan jalur tol, rute alternatif Salatiga–Magelang via Kopeng menjadi pilihan favorit karena menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda—lebih segar, lebih indah, sekaligus lebih “hidup”.
Melintasi kawasan lereng Gunung Merbabu, jalur ini dikenal dengan tanjakan curam, turunan panjang, serta tikungan tajam yang menantang adrenalin pengemudi. Namun, semua itu terbayar lunas dengan udara sejuk di ketinggian sekitar 1.300 mdpl dan panorama gunung yang memanjakan mata—mulai dari Gunung Merapi, Gunung Telomoyo, hingga Gunung Andong.
Tak sedikit pemudik sengaja berhenti sejenak untuk “healing”, berfoto, atau sekadar menikmati kabut tipis yang menyelimuti lembah. Momen ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama saat cuaca cerah memperlihatkan lanskap pegunungan yang dramatis.
Keramaian terlihat di Pasar Desa Wisata Kopeng dan Rest Area Kopeng. Area ini dipadati pemudik dari berbagai daerah yang memanfaatkan waktu untuk beristirahat sekaligus berbelanja.
Di sepanjang kawasan pasar, pengunjung bisa menemukan aneka sayur organik, buah segar, susu murni, hingga tanaman hias dengan harga terjangkau. Pasar ini terbagi menjadi dua zona—bagian bawah dekat jalan raya dan bagian atas yang menyatu dengan kawasan wisata—sehingga mudah diakses oleh para pelintas.
Samsul Hadi, pemudik asal Yogyakarta tujuan Depok, mengaku sengaja memilih jalur ini. Ia ingin sekaligus membeli oleh-oleh buah segar dan melihat tanaman hias bersama keluarga. “Sekalian cari suasana, nunggu cuaca cerah buat foto gunung,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Astina, pemudik asal Bekasi tujuan Gunungkidul. Ia lebih memilih jalur Kopeng karena tidak membosankan seperti tol.
“Selain pemandangan, saya sering beli jeruk dan susu segar di sini buat oleh-oleh,” katanya.
Sekretaris Desa Kopeng, Nur Hasim,
mengungkapkan lonjakan jumlah wisatawan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini cukup signifikan. Ia menyebut beberapa destinasi unggulan di kawasan tersebut antara lain Pasar Kopeng, Merbabu 360, Merbabu Living (rest area), dan Kopeng Treetop Adventure Park.
Saat ini, lanjutnya, pihak desa juga tengah menyiapkan pengembangan kawasan wisata dalam program aglomerasi Bokor (Borobudur–Kopeng–Rawa Pening) untuk meningkatkan daya tarik wisata secara terintegrasi.
Dengan kombinasi udara segar, panorama alam, dan wisata belanja, jalur Kopeng bukan sekadar alternatif perjalanan—tetapi juga destinasi singgah yang memberi pengalaman lengkap bagi para pemudik.
Caption:Wisatawan berburu sayur dan buah segar di Pasar Desa Wisata Kopeng, jalur Magelang–Salatiga, Dusun Plalar, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang







