Laporan | Witriyani
SEMARANG | MERDEKA1.COM – Kinerja operasional Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani menunjukkan tren positif sepanjang Triwulan I 2026. Trafik penumpang dan pergerakan pesawat tercatat meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu.
General Manager Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, mengungkapkan bahwa selama Januari hingga Maret 2026, jumlah pergerakan pesawat mencapai 5.917 atau melonjak 36 persen.
“Peningkatan ini menunjukkan potensi pertumbuhan industri aviasi di Jawa Tengah, khususnya Semarang sebagai pusat ekonomi regional,” ujarnya.
Tak hanya itu, jumlah penumpang juga mengalami kenaikan sebesar 15 persen menjadi 610.477 penumpang. Lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat, momentum libur awal tahun, serta arus mudik Lebaran 2026.
Selain itu, penambahan frekuensi penerbangan dari dan menuju Semarang turut mendorong tingginya trafik penumpang di bandara tersebut.
Sulistyo menegaskan, capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas layanan dan memastikan operasional berjalan optimal.
“Kami akan terus meningkatkan pelayanan serta memperkuat konektivitas guna mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, saat ini sekitar 93 persen penumpang masih didominasi rute domestik. Ke depan, pihaknya akan berupaya meningkatkan trafik penumpang internasional.
Dengan tren pertumbuhan yang positif ini, Bandara Ahmad Yani optimistis dapat mencapai target kinerja tahunan sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Bandara ini pun terus dipersiapkan sebagai pintu gerbang kebanggaan masyarakat Jawa Tengah dengan layanan penerbangan domestik dan internasional yang semakin kompetitif.






