Laporan | Mulyono : Editor | Witriyani
DEMAK | MERDEKA1.COM – Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKB) 2026 menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana.
Kegiatan ini akan digelar pada Senin, 20 April 2026 di SMP Negeri 2 Karangtengah oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, berkolaborasi dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Demak.
Kegiatan HKB 2026 tersebut diisi dengan berbagai agenda, mulai dari simulasi evakuasi hingga edukasi kebencanaan yang melibatkan warga sekolah dan masyarakat sekitar. Tujuannya adalah mendorong partisipasi aktif seluruh elemen dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Kepala SMPN 2 Karangtengah yang juga Ketua RAPI Kabupaten Demak, Masnan, S.Pd., S.Kom., M.Pd. (JZ11UJN), menyampaikan bahwa momentum HKB harus dimanfaatkan untuk membangun budaya sadar bencana secara berkelanjutan.
“Melalui momentum ini, kita bangun budaya sadar bencana menuju Indonesia yang lebih tangguh dan sigap dalam menghadapi risiko bencana,” ujarnya.
Ia menegaskan, Satuan Tugas Komunikasi (Satgaskom) RAPI merupakan ujung tombak organisasi dalam bidang komunikasi kebencanaan. Anggota Satgaskom dituntut memiliki sikap siaga, tanggap, disiplin, terampil, serta berdedikasi dan loyal terhadap organisasi.
“Satgaskom RAPI disiapkan dan dibina untuk siap diterjunkan ke lokasi bencana. Tugas utamanya adalah melakukan komunikasi melalui radio RAPI dalam misi sosial kemanusiaan,” jelasnya.
Masnan berharap kegiatan peringatan HKB 2026 yang melibatkan BPBD dan Satgaskom RAPI Kabupaten Demak dapat berjalan sukses dan lancar serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan mampu memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Demak,” pungkasnya.(..)






