Pewarta : Witriyani
Sragen | Mederka1.com- Komitmen perang terhadap narkoba kembali ditegaskan. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sragen menggelar Apel Bersama dan Deklarasi Anti Narkoba di Lapas Sragen, sebagai wujud keseriusan memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Forkopimda Sragen, aparat penegak hukum, serta Bupati Sragen. Deklarasi ini menjadi simbol penguatan sinergi antarinstansi dalam menciptakan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Dalam amanatnya, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan dan konsisten.
“Pemerintah Kabupaten Sragen mendukung penuh langkah strategis jajaran pemasyarakatan dalam memberantas narkoba. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga, Anton Adi Ristanto, menyampaikan komitmen tegas pihaknya untuk mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba, baik di lingkungan pemasyarakatan maupun di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam mencegah dan menindak segala bentuk penyelundupan maupun peredaran narkotika di dalam lapas dan rutan.
“Sinergi lintas sektor harus diperkuat.
Pengawasan internal diperketat, koordinasi eksternal ditingkatkan. Tujuannya jelas, mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,” ujarnya.
Bupati Sragen kembali menegaskan, komitmen bersama tersebut harus diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan, disertai pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Kabupaten Sragen mampu menjadi wilayah yang bersih dari narkoba serta melindungi masa depan generasi muda.






