Laporan | Witriyani
BOYOLALI | MERDEKA1.COM – Pemandangan mengharukan terjadi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Seorang jemaah haji lanjut usia asal Kabupaten Semarang memilih pulang ke rumah dengan berjalan kaki usai tiba dari Tanah Suci demi menunaikan nazar yang telah diucapkannya sebelum berangkat haji.[11/6/26]
Sosok tersebut adalah Mustofa Ismail (67), warga Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Meski baru menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi, ia tetap bertekad berjalan kaki menuju rumahnya yang berjarak sekitar 34 hingga 40 kilometer sebagai bentuk syukur atas kelancaran dan kesehatan selama menunaikan ibadah haji.
Dengan mengenakan caping bertuliskan lafaz Allah dan ditemani adiknya serta dikawal keluarganya menggunakan sepeda motor,
Mustofa melangkahkan kaki meninggalkan Asrama Haji Donohudan. Ia mengaku perjalanan tersebut bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari ibadah dan rasa syukur kepada Allah SWT.
“Saya masih diberi kesehatan untuk ibadah dengan berjalan kaki sampai rumah. Biar sehat juga, sambil banyak berzikir, baca selawat dan tasbih,” ujar Mustofa.
Kisah keteguhan Mustofa ini sontak menarik perhatian masyarakat dan menjadi viral di media sosial. Banyak warga memberikan apresiasi atas semangatnya menepati nazar di usia yang tidak lagi muda. Bahkan sebelum berangkat haji,
ia juga pernah berjalan kaki dari rumah menuju Kantor Kecamatan Suruh sebagai bagian dari nazarnya.
Perjalanan puluhan kilometer tersebut menjadi bukti kuatnya tekad seorang jemaah haji dalam menepati janji dan mensyukuri nikmat kesehatan yang diberikan Allah SWT.







