Kemnaker Gandeng TikTok, Cetak 100 Ribu Talenta Digital dan Buka Banjir Peluang Kerja Baru!

Kamis, 16 April 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Rahmawati : Editor | Witriyani

JAKARTA| MERDEKA1.COM  – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kolaborasi strategis dengan TikTok Indonesia untuk memperkuat pengembangan talenta ekonomi digital melalui program Belajar dan Implementasi Skill Adaptif Bareng TikTok (BISA Bareng TikTok).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kesepahaman bersama dalam rangka pelaksanaan program upskill dan reskill bagi tenaga kerja.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan SDM yang adaptif di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai hampir USD 100 miliar atau sekitar Rp1.656 triliun pada 2025. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, dengan sektor e-commerce sebagai kontributor utama.

“Perkembangan ekonomi digital tidak hanya menciptakan pasar baru, tetapi juga mengubah pola kerja masyarakat. Kini ruang digital menjadi ekosistem baru yang membuka banyak peluang kerja,” ujar Yassierli saat membuka acara di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat kini mulai beralih ke sektor digital sebagai reseller, dropshipper, kreator konten, live streamer, hingga affiliate marketer. Tren discovery commerce, di mana konsumen menemukan produk melalui konten digital, turut memperluas peluang penghasilan yang fleksibel.

Namun demikian, tantangan masih besar, terutama pada keterampilan digital. Banyak masyarakat dinilai belum menguasai strategi konten, teknik penjualan digital, hingga analisis pasar.

“Program ini hadir untuk memberikan pelatihan praktis, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sebagai tahap awal, program BISA Bareng TikTok diikuti oleh 1.400 peserta, terdiri dari 400 peserta luring dan 1.000 peserta daring. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari instruktur, tim humas Kemnaker, hingga masyarakat umum seperti pelaku UMKM, kreator, dan pencari kerja.

Baca Juga  Tingkatkan Respons Darurat, Bandara Jenderal Ahmad Yani Gandeng Basarnas Semarang

Materi pelatihan mencakup TikTok Live Streaming Host dan Content Commerce Talent Development. Selain itu, terdapat skema training of trainers (ToT) yang menyiapkan instruktur untuk menjadi pelatih di berbagai balai pelatihan kerja.

Kemnaker menargetkan program ini mampu melahirkan hingga 100.000 alumni dalam satu tahun.

“Tujuan akhirnya adalah penyerapan tenaga kerja dan tumbuhnya kewirausahaan digital di seluruh Indonesia,” tegas Yassierli.
Sementara itu, Head of Public Policy & Government Relations TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, menilai kolaborasi ini penting untuk memperluas akses pelatihan digital yang relevan dan aplikatif.

“Melalui program ini, TikTok berkomitmen memberikan dukungan konkret, mulai dari pelatihan hingga pengembangan kurikulum bagi kreator dan pelaku usaha digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi ekosistem ekonomi digital nasional.
“TikTok adalah platform inklusif, di mana siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menciptakan peluang ekonomi,” pungkasnya.

Program ini turut menghadirkan sejumlah praktisi dan kreator sebagai narasumber, di antaranya Vina Muliana, Novalia Hartono, Maryamah, Dhany Damara, Michael Tan, serta Yohana Uli Prisilia Damanik.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di era digital.

Berita Terkait

1.182 Petugas Turun ke Lapangan, Polres Boyolali Kawal Sensus Ekonomi 2026 hingga Tuntas!
Tingkatkan Respons Darurat, Bandara Jenderal Ahmad Yani Gandeng Basarnas Semarang
PANEN RAYA DESA SANGGE, BUKTI BOYOLALI KIAN MANDIRI PANGAN JELANG HUT KE-179
Heboh Lomba Bandeng dan Pengukuhan UMKM Tembalang, Kreasi Unik “ Wellington Beef Bandeng, Curi Perhatian!
Panen Melon dan Lele Angkat Nama Tuntang, Menteri Desa Beri Pujian
Bupati Semarang Dampingi Kunjungan Kerja Kepala Bappenas di Bawen” Dorong Industri dan Serapan Tenaga Kerja
Dokter Spesialis Ini Jaga Kreativitas Lewat Merajut di Tengah Kesibukan
Menkop & Wamentan Turun Gunung! Pengukuhan Dekopinwil Jateng Jadi Sinyal Kuat Kebangkitan Koperasi

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:40 WIB

1.182 Petugas Turun ke Lapangan, Polres Boyolali Kawal Sensus Ekonomi 2026 hingga Tuntas!

Senin, 8 Juni 2026 - 20:17 WIB

Tingkatkan Respons Darurat, Bandara Jenderal Ahmad Yani Gandeng Basarnas Semarang

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:54 WIB

PANEN RAYA DESA SANGGE, BUKTI BOYOLALI KIAN MANDIRI PANGAN JELANG HUT KE-179

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:55 WIB

Heboh Lomba Bandeng dan Pengukuhan UMKM Tembalang, Kreasi Unik “ Wellington Beef Bandeng, Curi Perhatian!

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:20 WIB

Panen Melon dan Lele Angkat Nama Tuntang, Menteri Desa Beri Pujian

Rabu, 29 April 2026 - 16:36 WIB

Bupati Semarang Dampingi Kunjungan Kerja Kepala Bappenas di Bawen” Dorong Industri dan Serapan Tenaga Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 18:04 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Cetak 100 Ribu Talenta Digital dan Buka Banjir Peluang Kerja Baru!

Selasa, 14 April 2026 - 09:52 WIB

Dokter Spesialis Ini Jaga Kreativitas Lewat Merajut di Tengah Kesibukan

Berita Terbaru