Dok/Ilustrasi
Penulis |Rahmawati Editor |Witriuani
Jakarta |Merdeka1.com – Fenomena Gerhana Bulan Total menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dengan melaksanakan Salat Gerhana Bulan atau Salat Khusuf. Peristiwa ini bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Niat Salat Gerhana Bulan
Salat gerhana dilaksanakan dua rakaat dengan dua kali rukuk di setiap rakaatnya. Diawali dengan niat bersamaan takbiratul ihram.
Berikut lafal niatnya:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal khusûf rak’ataini lillâhi ta’âlâ.
Artinya: Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.
Tata Cara Salat Gerhana Bulan
Niat dan takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Membaca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah
Membaca surat Al-Qur’an dengan suara jahr (lantang)
Rukuk pertama (dipanjangkan)
I’tidal
Membaca Al-Fatihah kembali
Membaca surat Al-Qur’an yang lebih pendek dari bacaan pertama
Rukuk kedua (lebih singkat dari rukuk pertama)
I’tidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri untuk rakaat kedua dengan tata cara yang sama, namun bacaan surat lebih pendek dari rakaat pertama
Tasyahud akhir dan salam
Hukum Salat Gerhana
Dalam kitab Nihayatuz Zain, ulama besar Nusantara Syekh Nawawi al-Bantani menjelaskan bahwa hukum Salat Khusuf adalah sunnah muakkadah, yakni sangat dianjurkan.
Beliau menerangkan tiga tingkatan pelaksanaan salat gerhana:
Tingkat minimal: Dua rakaat seperti salat sunah biasa.
Tingkat pertengahan: Dua rakaat dengan dua kali rukuk dan dua kali sujud di setiap rakaat.
Tingkat sempurna: Setelah Al-Fatihah membaca surat panjang seperti Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa, atau Al-Ma’idah (atau yang sepadan), dengan rukuk dan sujud yang dipanjangkan sesuai bacaan.
Info Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gerhana Bulan Total pada Selasa, 3 Maret 2026 berlangsung dengan rincian:
Mulai: 18.03.56 WIB
Puncak gerhana:
18.33.39 WIB
19.33.39 WITA
20.33.39 WIT
Durasi keseluruhan gerhana mencapai 5 jam 41 menit 51 detik.
Durasi parsial berlangsung 3 jam 27 menit 47 detik.
Sementara fase totalitas — saat bulan sepenuhnya berada dalam bayangan umbra Bumi — terjadi selama 59 menit 27 detik.
Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa, zikir, dan istighfar, baik secara berjemaah di masjid maupun secara individu.






