Laporan|Suyatno : Editor |Witriyani
KAB. SEMARANG | MERDEKA1.COM — Semangat persaudaraan dan kepedulian sosial mewarnai Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang pada Minggu sore (8/3/2026). Sekitar 150 pendekar dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun Cabang Kabupaten Semarang turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat Ranting Susukan atau kediaman Ketua Ranting, Kang Mas Suyatno, berlangsung penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa para pendekar tidak hanya dikenal dengan kekuatan fisik, tetapi juga kepedulian terhadap sesama.
Pendekar dan Aparat Bersinergi
Kehadiran perwakilan dari unsur kepolisian dan TNI setempat turut memperkuat pesan kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara pendekar PSHT dan aparat keamanan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Susukan.
Ketua Ranting PSHT Susukan, Kang Mas Suyatno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian organisasi kepada masyarakat sekaligus mempererat tali persaudaraan antar anggota.
“Niatan kami murni untuk kegiatan sosial dan mempererat persaudaraan. Di bulan suci Ramadan ini kami ingin masyarakat merasakan bahwa PSHT bukan hanya organisasi pencak silat, tetapi juga keluarga besar yang peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
500 Paket Takjil Dibagikan
Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan dan warga yang melintas di sekitar lokasi. Dengan mengenakan seragam kebanggaan, para pendekar tampak kompak membagikan makanan berbuka puasa sambil menyapa masyarakat dengan penuh kehangatan.
Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan pembagian takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Buka Puasa Penuh Kebersamaan
Setelah kegiatan berbagi takjil selesai, seluruh anggota kembali ke sekretariat ranting untuk melaksanakan buka puasa bersama. Suasana penuh keakraban terlihat saat ratusan anggota duduk bersama menunggu azan magrib berkumandang.
Momentum tersebut menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan memperteguh nilai-nilai ajaran PSHT yang menjunjung tinggi filosofi Memayu Hayuning Bawana, yakni berupaya menjaga keharmonisan dan kebaikan bagi kehidupan bersama.
Kegiatan sosial ini sekaligus menunjukkan bahwa PSHT Ranting Susukan tetap solid dan aktif berkontribusi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Semarang.






