Reporter : Wiriyani
SALATIGA |MERDEKA1.COM — Momentum penyematan tanda pangkat penyesuaian dan serah terima jabatan (sertijab) di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Salatiga, Rabu (18/2/2026), menjadi penanda semangat baru dalam memperkuat profesionalisme dan soliditas internal. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan itu dipimpin langsung Kepala Rutan, Anton Adi Ristanto, dan dihadiri seluruh jajaran pegawai.
Tiga pegawai resmi menerima penyesuaian kenaikan pangkat, yakni Nur Halimah, S.H., Ferry Dwi Saputra, S.H., serta Ilham Reza Al Habieb, S.H. Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan dalam mendukung tugas pemasyarakatan.
Pada kesempatan yang sama, digelar pula pisah sambut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Kumroji, S.H. yang kini mendapat amanah baru di Rutan Boyolali sebagai Kasubsi Pengelolaan, secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Akbar Febri Handrian, S.Tr.Pas., yang sebelumnya menjabat Kasubsi Pelayanan Tahanan di Rutan Boyolali.
Dalam sambutannya, Kumroji menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan penggantinya. Ia meyakini estafet kepemimpinan akan membawa energi positif bagi kemajuan organisasi. Ia juga berpesan kepada seluruh jajaran untuk terus menjaga solidaritas dan memberikan dukungan penuh kepada pejabat baru.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya, Akbar menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia memohon arahan dan bimbingan dari Kepala Rutan serta dukungan seluruh pegawai agar dapat mengemban amanah dengan maksimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Rutan Salatiga ke depan.
Kepala Rutan Anton Adi Ristanto menegaskan bahwa kenaikan pangkat dan sertijab bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan.
“Jadikan momen ini sebagai dorongan untuk terus bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan baru serta pegawai yang menerima kenaikan pangkat, dilanjutkan ramah tamah penuh keakraban sebagai simbol kekompakan dan sinergi dalam membangun Rutan Salatiga yang semakin maju.






