Laporan | M.Supadi
KABUPATEN SEMARANG|MERDEKA1.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, meninjau langsung kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang[24/2]
Peninjauan tersebut menjadi wujud komitmen sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Semarang dalam memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang layak, aman, dan sehat.
Dalam kesempatan itu, rombongan melihat secara langsung kondisi rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni, sekaligus berdialog dengan pemilik rumah dan perangkat desa setempat. Gubernur menegaskan bahwa program penanganan RTLH harus tepat sasaran dan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.
“Kita ingin intervensi yang dilakukan benar-benar memberi manfaat nyata. Rumah yang layak bukan hanya soal bangunan, tetapi juga soal kesehatan, keamanan, dan martabat keluarga,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci percepatan penanganan RTLH di wilayahnya. Ia berharap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan dunia usaha, agar program tersebut berjalan optimal.
Menurutnya, setiap tahunnya Pemkab Semarang terus mengalokasikan anggaran untuk perbaikan RTLH, baik melalui APBD maupun dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan satu per satu rumah warga dapat direnovasi menjadi hunian yang lebih layak.

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar ikhtiar ini berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi Kabupaten Semarang yang semakin sejahtera,” ujar Ngesti.
Program RTLH sendiri menjadi salah satu prioritas dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Pemerintah menargetkan penanganan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek ketepatan data dan transparansi pelaksanaan.(..)






