Laporan |Witriyani
Kabupaten Semarang | Merdeka1.com – Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han., didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Dusun Bandungan RT 04 RW 03, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Kamis (5/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah terdampak, baik dari sisi keselamatan warga maupun dampak terhadap lingkungan sekitar. Di lokasi kejadian, Danrem 073/Makutarama juga menerima penjelasan langsung dari Kepala Dusun Bandungan terkait kronologi terjadinya bencana tanah longsor.
Kolonel Arm Ezra Nathanael menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Desa Kalongan. Ia menegaskan bahwa TNI melalui jajaran Kodim 0714/Salatiga akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang, BPBD, serta relawan dalam upaya penanganan bencana.
“Kami menyampaikan keprihatinan atas musibah tanah longsor ini. TNI akan terus bersinergi dengan Pemkab Semarang, BPBD, dan para relawan untuk membantu proses penanganan serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak. Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada aparat yang sedang bekerja menangani bencana,” ujar Danrem.
Sementara itu, Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menyampaikan bahwa personel TNI siap diterjunkan untuk membantu proses pembersihan material longsor serta membantu warga terdampak di lokasi kejadian.
Selain melakukan peninjauan, rombongan juga berkoordinasi dengan aparat pemerintah desa dan unsur terkait guna memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi serta langkah-langkah penanganan lanjutan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Melalui sinergi antara TNI, Pemkab Semarang, dan masyarakat, kami berharap penanganan bencana tanah longsor di Desa Kalongan ini dapat berjalan lancar dan kondisi wilayah segera kembali normal,” pungkasnya






