Laporan | Witriyani
KABUPATEN SEMARANG |MERDEKA1.COM – Pemerintah Kabupaten Semarang mendampingi kunjungan kerja Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional, Dr. Khairul Hidayati, S.Ant., M.Si, di Dapur Pondok Pesantren Nurul Islam, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.[3/3]
Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Badan Gizi Nasional dalam memastikan pemenuhan gizi yang sehat, aman, dan berkualitas, khususnya bagi para santri di lingkungan pesantren.
Dalam kesempatan itu, Dr. Khairul Hidayati meninjau langsung proses pengolahan makanan, standar kebersihan dapur, hingga tata kelola distribusi konsumsi bagi santri.
Ia menegaskan bahwa dapur pesantren memiliki peran strategis, bukan sekadar sebagai tempat penyedia makanan, tetapi sebagai garda terdepan dalam membangun generasi yang sehat dan unggul.
“Pemenuhan gizi yang tepat sangat berpengaruh pada tumbuh kembang, konsentrasi belajar, serta daya tahan tubuh anak-anak. Karena itu, pengelolaan dapur harus memperhatikan standar keamanan pangan dan keseimbangan nutrisi,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Semarang menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung program peningkatan gizi, termasuk di lingkungan pondok pesantren.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan sistem penyediaan makanan yang tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga memenuhi prinsip gizi seimbang.
Dengan dukungan berbagai pihak, program peningkatan kualitas gizi di Kabupaten Semarang diharapkan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masa depan generasi muda.
Pemkab Semarang optimistis, langkah bersama ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Semarang yang semakin maju, sehat, dan sejahtera.






