Laporan | M.Supadi
KAB. SEMARANG | MERDEKA1.COM — Aksi tak berperikemanusiaan kembali mengguncang Kabupaten Semarang. Dalam kurun sepekan, dua kasus pembuangan bayi terjadi. Terbaru, warga Dusun Gunung, Desa Boto, Kecamatan Bancak dibuat geger setelah ditemukan jasad bayi perempuan tersangkut di tumpukan kayu di pinggir Sungai Senjoyo, Selasa (17/02/2026) pagi.
Penemuan mengerikan ini pertama kali diketahui oleh Liman (61), warga setempat yang hendak mencari ikan dan mengambil kelapa hanyut sekitar pukul 08.30 WIB. Namun bukannya hasil tangkapan, ia justru dikejutkan dengan sosok bayi tak bernyawa di antara tumpukan kayu di aliran sungai.
Tanpa pikir panjang, Liman segera melaporkan temuannya kepada Kepala Dusun Gunung. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh Dwiki Supriyanto (26), yang langsung menuju lokasi bersama saksi untuk memastikan. Betapa terkejutnya mereka saat memastikan bahwa yang ditemukan benar-benar jasad bayi perempuan.
Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui grup BPBD Kecamatan Bancak dan diteruskan ke pihak berwenang. Aparat Polsek Bringin bersama tim Inafis Polres Semarang dan tenaga medis Puskesmas Bancak langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Kapolsek Bringin AKP Sudaryono mengungkapkan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar 3 hari, lahir cukup bulan dengan berat sekitar 2 kilogram. Diduga bayi malang itu telah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan.
“Jenazah bayi selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian,” tegas AKP Sudaryono.
Kasus ini kini dalam penanganan serius Polsek Bringin dan Polres Semarang. Aparat tengah memburu pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar kelam kasus serupa di Kabupaten Semarang, setelah sebelumnya penemuan bayi di wilayah Leyangan, Ungaran Timur. Masyarakat pun diimbau segera melapor jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus ini.






