Laporan |Witriyani
KAB SEMARANG| MERDEKA1.COM – Polres Semarang menghadirkan layanan angkringan gratis bagi para pemudik yang melintas di Rest Area KM 429 Jalur A Tol Semarang–Solo. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bentuk pelayanan humanis kepada masyarakat dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., Senin (16/3/2026), menyampaikan bahwa angkringan gratis ini dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat sejenak sekaligus berbuka puasa saat perjalanan mudik di bulan Ramadan.
“Polres Semarang mempersilakan para pemudik yang melintas untuk beristirahat dan menikmati angkringan gratis yang kami sediakan di samping Pos Pengamanan Rest Area KM 429 Jalur A,” ujar Kapolres.
Didampingi Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani STK., SIK., CPHR., Kapolres menjelaskan bahwa layanan angkringan gratis tersebut dibuka mulai Senin (16/3/2026) hingga 20 Maret 2026.
Setiap harinya, layanan tersebut dibuka mulai pukul 17.00 WIB. Tujuannya untuk membantu para pemudik yang ingin berbuka puasa sekaligus beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Menurut Kapolres, kegiatan ini tidak hanya sekadar menyediakan tempat berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada pemudik agar tetap memperhatikan keselamatan selama berkendara.
“Kami mengimbau kepada para pemudik agar tidak memaksakan diri saat lelah. Silakan beristirahat di rest area agar perjalanan tetap aman dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Selain angkringan gratis, Pos Pengamanan Rest Area KM 429 Jalur A juga dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan bagi pemudik. Di antaranya layanan kesehatan gratis, area bermain anak (playground), snack dan minuman gratis, ruang laktasi, kursi pijat, toilet portable hingga tempat istirahat bagi pemudik.
Pos pengamanan tersebut juga difungsikan sebagai command center untuk memantau arus lalu lintas serta situasi di sepanjang jalur Tol Semarang–Solo yang melintasi wilayah Kabupaten Semarang.
Dari pos ini, petugas dapat memantau sejumlah titik rawan, mulai dari potensi kecelakaan lalu lintas, kemacetan, hingga kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa mudik.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menambahkan bahwa arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Semarang mulai mengalami peningkatan, meskipun masih dalam kondisi ramai lancar.
“Untuk hari ini memang ada peningkatan pada siang hari. Berdasarkan data yang kami terima, kendaraan yang melintas di pintu Tol Banyumanik menuju wilayah Kabupaten Semarang sekitar 2.200 kendaraan. Namun pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB sudah mulai mengalami penurunan,” jelasnya.
Dengan adanya berbagai fasilitas tersebut, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, serta tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan menuju kampung halaman.






