Laporan |M.Supadi
KABUPATEN SEMARANG, MERDEKA1.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Dusun Krajan 4, Desa Pucung, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, resmi ditutup setelah seluruh sasaran pembangunan berhasil diselesaikan 100 persen.
Penutupan program berlangsung pada Rabu (11/3/2026) dengan suasana khidmat dan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Fajar Nugroho.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat keamanan, perangkat daerah, serta masyarakat setempat yang selama ini mendukung pelaksanaan program.
Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Membangun dari desa merupakan strategi pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa depan,” ujar Fajar Nugroho.
Pada program TMMD kali ini, sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pengecoran jalan sepanjang 748 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Infrastruktur tersebut kini menjadi akses penting yang menghubungkan aktivitas warga, terutama untuk menunjang mobilitas ekonomi dan kegiatan pertanian masyarakat.
Selain pembangunan jalan desa, program TMMD juga mencakup rehabilitasi mushola yang menjadi sarana ibadah bagi warga setempat.
Seluruh pekerjaan fisik tersebut dapat diselesaikan tepat waktu berkat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.






